Cara Cerdik India Menguasai Teknologi dan Pasar Otomotif


Yang pasti pemerintah kita nggak akan berani meniru langkah berani Pemerintah India ini. Yah….walaupun usia kemerdekaan kita lebih tua daripada India nehi..nehi…nehi.

India telah sangat dengan sukses menjadi tuan rumah di jalanan yang mereka bangun sendiri. Beda dengan kita, jalanan kita yang punya, motor kita yang naiki tapi merek-mereknya punya negara negara lain.

Sampai awal tahun 1980-an, di India sono hanya ada sepeda motor ber-merek lokal macam BAJAJ dan HERO. Karena pemerintah India sedang mengamalkan ajaran “Swadeshi” Mahatma Gandhi. Bahwa kita harus mandiri dan memenuhi sendiri kebutuhan kita sendiri..mantaff.

Sejarah BAJAJ dan HERO

Bajaj Group lahir pada awal kemerdekaan India terhadap jajahan inggris. Oleh Jamnalal Bajaj putra dari Mahatma Gandhi, merupakan putra kelima Mahatma Gandhi. Jamnalal Bajaj digantikan oleh putra sulungnya yang bernama Kamalnayan yang berumur 27 tahun saat itu , pada tahun 1942. Namun Kamalnavan terlalu sibuk dengan perjuangan kemerdekaan India waktu itu.

pada tahun 1948, Bajaj mulai menjual kendaraan hasil adopsi roda dua yang menjadi kendaraan roda tiga dengan mesin di supply dari Piaggio Italy dan memperoleh lisensi manufaktur dari pemerintah selama 11 tahun. pada tahun 1960, Bajaj Auto menjadi sebuah perseroan terbatas publik. Sampai tahun ini, HERO masih belum memproduksi motor, tapi hanya sepeda onthel.

Sejumlah model baru diperkenalkan pada 1970-an, termasuk kendaraan roda tiga pengangkut barang, Bajaj Chetak pada awal dekade, Bajaj Super dan Bajaj Super dengan tiga buah roda, dan menggunakan mesin belakang berteknologi Autorickshaw pada tahun 1976 dan 1977. Bajaj Auto memproduksi 100.000 unit kendaraan dan mendominasi ditahun 1976-77 .

Setelah tahun 1977 seiring dengan habisnya perjanjian BAJAJ-Piaggio, merek Piaggio baru diperbolehkan masuk ke India sebagai “balas budi” dalam alih teknologi ke merek lokal “BAJAJ”….pinter banget yah

. Persaingan baru pada tahun 1980

Pabrikan Italia, Jepang dan perusahaan-perusahaan Negara lain mulai memasuki pasar India pada awal tahun 1980-an. Meskipun beberapa dari pesaingnya membanggakan bahwa teknologi mereka lebih baik dan bermerek tapi Bajaj Auto telah berinvestasi dan memperoleh beberapa keuntungan dalam dekade-dekade sebelumnya karena Pelanggan menyukai keawetan produk dan ketersediaan suku cadang yang mudah didapat; perusahaan Bajaj berhasil merakyat di negaranya.

Tapi Kebijakan “Full Door” hanya berlaku untuk PIaggio saja, sedang pabrikan lain harus mencari mitra lokal, membuat merek lokal dan produk lokal yang khusus buat pasar India.

HONDA pun dipaksa untuk join dengan HERO dan memproduksi motor-motor yang hanya untuk pasar India dengan merek dagang HERO HONDA dan dilarang mengimpor atau meniru produk jadi yang dipasarkan HONDA secara global macam CBR atau PCX. HONDA hanya sebagai penyuplai mesin tok.

HERO sendiri sampai tahun 1971 masih berupa pabrik sepeda onthel yang terkenal di Asia Selatan. Setelah penandatangan join venture pada 1983. lahirlah produk pertama HERO HONDA yaitu CD100 dan CD Dawn. inilah penampakanya…tanpa logo sayap kan?

Soal TVS masih saya cari-cari sejarahnya ….. semoga di next tulisan bisa disajikan

Tentang iklan-iklan ini

10 thoughts on “Cara Cerdik India Menguasai Teknologi dan Pasar Otomotif

  1. waahh ..
    tulisan anda sangat bagus ..
    wlopun singkat, tp berisi ..
    salud bgt dah ..
    kapan yakz negara qt tercinta ini ky’ india gt ..???
    masih sebuah harapan ky’nya ..

    tp msh ada yg janggal neh blog ..
    nama blog nya ko’ NMP yakz ..??
    beda ama isi tulisannya ..
    hehe ..

    Suka

  2. Ping-balik: Bajaj bakal kembali mau bikin Vespa/matic, gak bakal masuk Indonesia deh! « RODA 2 BLOG

Tinggalkan Balasan, mohon maaf bila tidak bisa membalas

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s