YAMAHA-kan INDONESIA

Seperti yang pernah ane tulis sebelumnya, daripada Motor-mobil Nasional yang gak jalan-jalan, sebaiknya kita nggak usah aja maen ke sana…..

Banyak FBH yang teriak-teriak kalau Yamaha cuma laku di Indonesia doang…yaghh klo emang begitu adanya, justru untung dan pinter dong Yamaha..hehehe


Melihat animo masyarakat pada label Yamaha, inilah harusnya dan saat yang tepat bagi Yamaha untuk mendeclare Indonesia sebagai basis riset dan produksi. Udahh, cabut aja dari Thailand, lha wong disono nggak ada apa-apanya sama Honda..Lagipula, penduduk Indonesia yang 220 juta jiwa jelas 3 kali lipat daripada pasar masyarakat Thailand yang cuma 60 juta Jiwa.

Ambil kasus perseteruan P&G dan Unilever…. di Thailand P&G lebih besar daripada Unilever, tapi di Indonesia, P&G tidak dianggep sama Unilever…karena apa? disinilah basis produk utama Unilever untuk pangsa pasar Asia Tenggara.

Apalagi demand terhadap produk Yamaha di Indonesia terbukti sangat tinggi. ditambah lagi “murah”nya harga BBM di Indonesia. tidak terbantahkan lagi, bahwa motor-motor Yamaha masih kalah “irit” dibanding Honda. Tapi, karena BBM disini murah…ya bedanya cuma sesendok doang…beda kalau di India atau Thailand yang harga BBM per liter bisa tembus 15ribu

Benefit lainnya…Honda yaang pernah sukses di Indonesia saja baru berhasil membukukan rekor penjualan 25 juta…artinya masih ada 175juta yang mungkin bisa saja mereka ini belum punya motor atau suka dan siap membeli atau bahkan fans boy Yamaha…hehehe, setelah berhasil meng-kudeta, harusnya YAMAHA cepat dan sigap bergerak untuk mempertahankan tahta, bukanya ngeles…nggak ngejar market share…hehehe….sori-sori

Dengan berbasis di Indonesia, Yamaha bisa meningkatkan lini produksinya atau bahkan melawan blue ocean Honda. dan yang pasti, bisa menopang Yamaha global dengan target market yang 175 juta penduduk Indonesia yang non Honda tadi…hehehe

Apalagi, Yamaha sudah identik dengan motornya anak muda….dan yang namanya anak muda….fanatisme sejak muda, biasanya terus terbawa sampai tua dan diwariskan ke anak cucu….


Ayo Yamaha…cabut dari Thailand dan semakin di depan kan ekonomi dan Industri otomotif Indonesia…jadikan Indonesia sebagai basis produksi dan riset.

roda2blog di sosial media

8 Komentar

  1. Masalana di ind. Ada pd pemerintah, pajak, regulasi, & kebijakan tdk mendukung. Byk minus drpd plus dbanding thai. Ga hanya brdasar tngkat penjualan.

  2. gak semudah itu bung. liat aja kasus byson. sampai skrg y indo msh import beberapa part2nya. krn negosiasi harga dgn vendor lokal blm final.. honda tentunya gk tgl diam. yusuke hori presdir ahm mengatakan indo akn jd basis r n d bebek n matic…

  3. di thailand walau harga bbm nya mahal tapi penjualan motor matiknya berkembang pesat sekali padahal matik (apapun mereknya) lebih boros 30% dari bebek (merek yg sama).
    di taiwan (bbm nya juga mahal) mereka ogah naik bebek lebih suka skuter matik.
    jadi 30% cincailah apalagi cuma sesendok. bagaimana dg papua yg bbm nya super mahal, motor apa yg laku disana…?
    salam

  4. Indonesia banyak mafia uangnya..konspirasinya ribett… jangankan investor asing, yang lokal aja mau bangun usaha ngelibetnya minta maaf..

    ga kayak china, pemerintahnya mempermudah investor2 untuk usaha di sana sehingga mereka bisa maju.. kenapa SBX en dkk ga nyontoh ya?

Tinggalkan Balasan