Mo resign!, terus Jadi Pengusaha … (Tips 1: Sederhana)


Orang bilang jadi pengusaha itu enak, arep mrona-mrono sak karepmu banyak waktu luang, pendapatan tidak terbatas, waktu juga tidak terbatas, istri juga tidak terbatas :mrgreen: eit … resiko selalu mengikuti, juga selalu tidak kenal batas menguntit pengusaha… so pengusaha itu bagaimana caranya mengunci resiko, bukan how to make more profit. jadi dunia gaji dan dunia penuh resiko jelas berbeda.

Banyak sekali yang pengen resign dan segera terjun ke dunia bisni, bosan jadi ekor, selalu dimarahi kepala. pengen cepat jadi kepala … padahal jadi kepala ayam itu lebih berat, karena seperti lokomotif yang harus menarik gerbong, badan, sayap paha kaki, bahkan bergoyang mengatur ekor ;)

Seorang pengusaha harus terlatih dan berlatih untuk mengatur keseimbangan dirinya sendiri, klo nggak ya jatuh. … ingat, latihan!. lebih baik latihan dulu daripada latihan sambil berwirausaha … bahaya!

Jangan buru-buru memutuskan “resign” hanya setelah ikut “seminar cara gila jadi pengusaha” … sumpah!, nggak ada ceritanya orang gila itu sukses! .. gak percaya?, tanya saja penghuni RSJ?, pasti jawabnya sudah sukses … sukses masuk RSJ :mrgreen:

Latihan pertamax dan utama dan persiapan wajib sebelum resign adalah hidup sederhana. Sederhana bukan berarti miskin, melarat atau ngoyo, tapi sederhana adalah sesuai kebutuhan. Perlu apa tidak, bisa membedakan antara keinginan, kebutuhan dan kewajiban.

ini penting karena berkaitan dengan keberlangsungan usaha. Bila selama ini terbiasa dengan angka gaji, yang angkanya tetap, selalu pasti … pasti masuk kantong, pasti dikurangi cicilan, pasti pake koma (setelah tanggal 15 tinggal nol koma) … Beda dengan pengusaha, pengusaha itu (katanya) penghasilanya “tidak terbatas” … Seorang pengusaha diukur bukan dari berapa gaji laba bersih-nya sebulan, tapi berapa “omset”-nya sebulan.

Karena omset itulah kekayaan sebenarnya. Banyak yang tidak bisa hidup sederhana, sehingga ketika omset sebulanya 100juta, kaget, ( karena mungkin dulu  putaran uang dikantongnya setara gaji … yang itu-itu aja angkanya) lalu segera mewujudkan impian …  beli mobil seharga 80juta  … entah cash/kredit, yo bonyokk, bisnisnya kehabisan “aktiva” karena omsetnya menjadi “passiva”

Naghh bagaimana melatih hidup sederhana, itu yang sussah ditengah arus konsumerisme. Klo memang betul-betul niat jadi pengusaha dan sudah siap resign. Sebaiknya tunda dulu sampai diketahui, bisa sederhana atau tidak. Caranya gampang, cobalah selama 1 tahun tidak membeli barang-barang yang sangat anda inginkan tapi tidak terlalu anda butuhkan? … ambil contoh: baju baru

Beda kalau anggota DPR, emang kudu gila dulu, baru sukses … pas, muka badak kantong koruptor

 

Tentang iklan-iklan ini

24 thoughts on “Mo resign!, terus Jadi Pengusaha … (Tips 1: Sederhana)

  1. “orang yang mengagulkan keturunannya, derajatnya sama seperti kumbang pemakan kotoran…” pernah mendengar istilah seperti itu..

    btw, bhs inggrisnya ngawur.. mana ada “I is…..”??

    Suka

  2. kisah asli
    saya pengusaha yang mulai dari modal 2 ratus ribu…..
    alhamdulillah sekarang merasa cukup dan omset terus meningkat
    kuncinya adalah KEINGINAN KUAT JADI PENGUSAHA apapun yang terjadi dan TERUS BELAJAR…. karena yang pasti mau jadi pengusaha harus melalui GAGAL DAN GAGAL DAN GAGAL lagi sampai gagalnya habis…… itu saya alami sendiri yang penting kalau sudah gagal bangkit lagi analisa dan lakukan lagi dengan belajar dari gagal itu sendiri…..
    semoga bermanfaat……

    Suka

  3. oya satu lagi lupakan yang namanya BEKERJA…. walaupun bekerja itu jangan dijadikan mata pencaharian saya juga pernah bekerja dan tujuanya hanya dua yaitu 1. BAYAR HUTANG KARENA GAGAL USAHA. 2. CARI INSFPIRASI ATAU ILMU YANG BISA DIPAKAI UNTUK BIKIN USAHA SELANJUTNYA…..
    semoga bermanfaat lagi

    Suka

  4. Ping-balik: Alhamdulillah.. untung ga jadi beli Byson :D « izzi rider

Tinggalkan Balasan, mohon maaf bila tidak bisa membalas

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s