MOTOGP Valencia: Balapan yang memilukan Hati

Terlepas dari atraksi Ben Spies yang hampir mempecundangi Trio Repsol … 🙁 sayang gak kesampaian. Padahal klo terwujud, meski kehilangan gelar juara dunia, itu bakal menjadi antiklimaks untuk memukul balik dari Yamaha … tapi sayang, ora klakon :mrgreen:

Lepas dari betapa heroiknya Ben Spies yang baru kembali. Balapan penutup musim 2011 di GP Valencia kemaren cukup menyayat hati bagi saya pribadi.


Inilah balapan terakhir idola saya, Loris “capirex” Capirossi. Disaat balapan terakhirnya, dia memakai nomer 58 (Marco Simoncelli), bukan 65 seperti biasanya.

Salut untuk pembalap sekaliber Loris Capirossi, dibalapan terakhirnya, dia rela menanggalkan identitasnya demi menghormati seorang rekan.


Bangga tapi juga sedih … selepas Capirossi, saya sudah terlanjur mengidolakan Super “Sic” Simoncelli.

Dan sepertinya, tulisan saya beberapa bulan yang lalu yang berjudul “goodbye Capirex, Welcome Simoncelli” harusnya saya ubah menjadi “Goodbye Capirex, and Goodbye  Simoncelli”

Entah apakah musim depan motoGP masih menarik lagi bagi saya

9 Komentar

  1. Akan tetap menarik Bro’….yakinlah disatu masa tertentu akan ada pembalap yang akan memberikan “sesuatu” yang menarik pada para penggemarnya….tetap akan ada Super Sic selanjutnya…Kipbraderhud…!!

  2. balpn malm tu memang seru bro
    harpn gue mlm tu emng cman spies
    coz gzx seru kalo podium 1 2 3 dlahp honda semua
    hrapn c mnml spies podium 3 ato 2 aja
    namu hampir spies berikn lebih, tapi sayng trk lurus terlalu jauh jadi si rcv bisa menang
    sedih tapi bangga ke spies

Tinggalkan Balasan