(Polling) Vario Techno vs Vario CW Agnes, Mana yang lebih layak disuntik mati


Setelah sukses menjual Myer (Mio Merah) incaran pertamax saya adalah Vario Techno/CBS rondo. Apa daya, muter-muter showroom bekas Ponorogo-Madiun, sampai para blantik motor pun, orra entukk, tidak dapat. Adanya yang vario lama. :(

Berdasarkan data penjualan, sejak diluncurkan Vario Techno series cukup laris manis, bahkan sampai menjelang ajal pun tetap manis angka penjualanya. ;) Melihat tabel dibawah ini … edyyann to? angka penjualan si Techno 110 bahkan jika dibandingkan punya kompetitor sekalipun!

Makanya R2B agak heran juga dengan keputusan AHM menyuntik mati varian “techno,” kok bukan vario agnes (vario lama) yang dibunuh. Bukankah umurnya lebih tua vario agnes? … penjualan juga lebih rendah! :roll:

Mesin sama pleg dengan Vario Techno, eman-eman to? … mossok konsumen disuguhi model tuwekkk ini terus2an, sampai kapan?

Apalagi secara desain dan umur produk, Vario CW Agnes ini seangkatan dengan Mio Jadul. :twisted: tanpa rak pocket didepan lagi!

Kalau soal banderol, its no problem kok harga Vario Techno diturunkan menggantikan posisi Vario CW. Jangan sampai konsumen kehilangan salah 1 desain matic terbaik yang pernah ada. :mrgreen:

Kalau soal diferensiasi model, kayaknya Vario 125i vs Vario TEchno secara tampang cukup jauh kok. Secara yang 125i tampang muka depan lebih mirip Vario CW. :?

About these ads

45 thoughts on “(Polling) Vario Techno vs Vario CW Agnes, Mana yang lebih layak disuntik mati

  1. HARGAE SAMA BRO JELAS KONSUMEN PILIH YANG LEBIH
    Vario CW masih Maen angka 14,X – Vario Techno 15,X – Vario Techno 125 15,X
    hayoo tau kn kelebian Techno 125

    Suka

    • dibaca lagi mas bro
      maksude yg punya warung

      pariyo tetap hidup tapi harga pariyo diturunkan! Seperti harga vario cw. Yang dimatiin vario cw

      Suka

  2. pancingan…. sapa tau vario agnes di upgrade jadi mirip techno… daripada techno yang di-”turunkan” harganya… kan malah imagenya turun.. sapa tau juga ada yang kejeglos lagi :D :D :D
    *IMHO lho pak guru

    Suka

  3. kalo kata temen pakrio cw tumpakane lebih “antep”, stabil kalau dibawa ngebut daripada pakrio techno. Yah mungkin strategi deferensiasi aja pak bro. Secara design, pakrio 125 lebih mirip pakrio techno, daripada pakrio cw. Gitu kira2 kalau pandangan saya yang awam ini…

    Suka

  4. ada grand strategi yg lbh besar lagi, pak guru. mengko deleng wae, kemungkinnan honda vario agnes segera diganti bajunya, agk futuristik, guna bertempur melawan soul gt, klo vartek 110 yg turun tangan, turun harga misal, tu kebijaksanaan gk bagus, toh konsumen justru cendrung milih 110nya, cz dh tenar, lihat saja ntr,
    honda akan mengkastakan mesin matik:
    entry level [murah] bermesin no radiator 110, tu liat beat, spacy
    med level [tengah] bermesin radator 110, new vario agnes
    high level [atas] bermesin radiator 125, vartek 125, pcx
    retro level sama kyk entry level.
    bandingkan dgn yamaha :
    entry n mid level bermesin no radiator, mio j , soul, soul gt
    high level 125 radiator
    jan ra modal blas to……

    Suka

  5. Ini gara-gara strategi Honda yang merugikan konsumen lawas (walaupun menguntungkan konsumen baru). Menaruh harga produk yang jauh lebih bagus (Vario125) dibanding produk kompetitor (Xeon) secara bisnis juga kurang etis, orang bilang serakah, mau makan sendiri :). Yamaha mungkin terkaget-kaget melihat strategi Honda ini. Bisa diperkirakan Yamaha perlu merubah roadmap-nya tahun ini, karena klo ndak, line-up Xeon bakalan mati

    Suka

  6. pingin belii vario techno tapi kok mahal bnged yaa?
    uang’na belum cukup…
    turunkan harga dund…
    wkwkwk

    Suka

  7. ahhh,,, ya kalo saya lebih mili vario lama,,, vario techno modelnya jelek, kaya transformer, :D mana kpala lebih gede dari pada ekor kaya ikan lele( liat aja kalo tampak samping) kalo vario cw d modifnya lebih garang dliat dari lampu depan. n ekornya lebih nungging ( enak klo bonceng cewe) < :D

    Suka

  8. satu coment lagy.. kalo yang suka vario techno kliatan suka ma ikan lele.. hahahaa,,, org yg mroduksi aja ampe stop pngeluaran brti kan produck gagal ato body ga masuk untuk design vario. mngkin buat merk laenn.,.. gitu brayy,,,,

    Suka

  9. klo nurut ane sih… harga nomer dua tuh…
    gak masalah klo mahal, asalkan dpt speksifikasi yg terbaik…

    “I need Quality not Quantity”
    wakakakakakak….

    Suka

  10. oya gan ngemeng2 ane sekarang pake vario 125, bemer antep gan . menurut ane sih yang terpenting kenyamanan dalam berkendara. vartek itu itu sekilas memang indah, coba perhatikan lebih detil vartek. sekilas enak dipandang , tapi coba dinaiki, terlalu kecil dia.

    Suka

  11. di tempat ane gawe sekarang Vario tetep d produksi kok..

    sampe skarang minat konsumen masih tinggi..

    mesin sama2 1 cetakan

    velg juga sama n vendor2 pendukung juga ttp sama..

    jadi yg penting kualitas nya di utamakan untuk kenyamanan konsumen saat berkendara.

    Suka

Tinggalkan Balasan, mohon maaf bila tidak bisa membalas

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s