Setelah berkali-kali menolak halus ajakan ki Joko Waras untuk ikut on air bareng KPK, akhirnya malam kemaren tak kuasa menolak paksaan untuk ikut nimbrung bareng.
Salah satu stasiun radio di Ponorogo ini memang lagi naik daun, siaranya menjangkau Ponorogo, Madiun, Magetan, Pacitan dan Trenggalek. Studionya terletak di kompleks kampus INSURI (Insititut Sunan Giri) Ponorogo.
Ada empat narasumber dengan kualifikasi dari pebisnis, pengusaha muda, Dosen dan PNS. Tema yang diangkat kemaren cukup sederhana, tentang Pengangguran. Yaghh bisa dimaklumi, berapa banyak alumni SMA/SMK/MAN yang tahun ini lulus terus langsung dapat kerja … atau bahkan menunda sebentar status pengangguran dengan menjadi Mahasiswa.
Ponorogo sendiri dulu adalah daerah Industri tekstil dan batik, tapi sekarang? … semua wafat. Itulah yang menjadi keprihatinan kami
Bahkan saking jayanya industri tekstil-batik di Ponorogo, sampai-sampai sistem koperasi yang menyokong suksesnya industrialiasi-nya … sempat menjadi pilot project. Yup, walaupun besar, tapi pabriknya dimiliki oleh koperasi..
Tapi sekarang yang tersisa cuma bangunan pabrik tua yang menjadi saksi kejayaan Batik Ponorogo. Padahal dulu, Pekalongan-nya Jawa Timur ya Ponorogo.
SEmoga saja urun rembugnya R2B di aswaja-Fm bisa bermanfaat
Eh lupa ngasih tahu … KPK yang dimaksud adalah Komunitas Penikmat Kopi
maklum orang Ponorogo mottonya: Ada kopi ada solusi


josssssssssssssssssssssssssssssssssssss
Boleh juga nih mampir tempat Om nya… kalo lg mudik k lumajang
http://hnbisri.wordpress.com/2012/07/05/bakal-calon-tunggangan-yang-bikin-galau/
manteb….
pangkas pengangguran, ciptakan lapangan kerja. Hehe