Mari Berdonor Darah, betapa berharganya setetes darah bagi orang lain.


post-85_n

Malam itu 7 juni 2013, tepat pukul 10malam. Saat dimana saya sedang sibuk menyiapkan sepatu dan kaos kaki untuk bermain futsal bareng pemuda desa. Biasanya kami sudah sempritt on jam 9 malam, tapi demi menonton timnaas bermain melawan Belanda ya terpaksa diundur.

Handphone berdering, diujung sana seorang teman sedang kebingungan di depan UGD RS. Soedhono Madiun setelah dirujuk dari RSU Ponorogo. Istri dia yang akan melahirkan anak kedua divonis dokter menderita gejala aneh yang langka. Trombosit dalam darahnya terus turun, tapi ini bukan demam berdarah kata dokter.

Gejala medis aneh, yang katanya memang langka. Usia kehamilan mengharuskan untuk segera operasi, tapi para dokter mensyaratkan 10 kantong darah injeksi trombosit paska operasi. Setelah menghubungi pihak RS dan PMI, cuma tersedia 5 kantong, karena ini memang golongan darah A cukup langka.

Ditambah lagi, kata petugas PMI, untuk pengambilan trombosit diharuskan darah segar yang baru diambil dari pendonor, maksimal 6 jam. Kantong darah yang usianya diatas 6 jam enggak bisa. emang gitu ya? :roll:

joko waras

Priitttt on

Setelah telepon ditutup, saya langsung masuk lapangan dengan otak serba galau, terpaksa harus bermain karena jumlah personel yang hadir mepet, cuma 10 orang. Bayang-bayang keinginan untuk meniru gaya Robben di lapangan musnah sudah.

Otak dipenuhi harapan cemas mengharap semoga nama-nama yang tersimpan dalam daftar kontak hape dan otak ada yang golongan darahnya A. Malam itu, tak satupun gol yang berhasil saya kirim ke jala gawang lawan. Lha wong cuma 5 menit bermain, begitu ada personil lain datang saya langsung  keluar lapangan terus telepon sana-sini. ;(

Sampai jam 12 malam, dapet 2 orang, tapi cuma 1 yang bersedia. :twisted: gregeten. Ini darah coyyy, andai darah bisa dibuat imitasi-nya pasti kami memilih beli darah imitasi yang kualitasnya KW grade Ori, berapa pun harganya.

08 Juni 2013, Begitu subuh usai saya keliling ke tetangga. Alhamdulillah, dapet 1 lagi, 5+2=7 masih kurang 3. Panik!!!. Apalagi dokter sudah memberi kepastian, bila kantong darah kurang dari 10, tetap enggak berani operasi. Lebih baik dirujuk ke Solo atau Surabaya.

Tepat pukul 7 pagi, semua pendonor siap saya angkut ke menuju PMI untuk diambil darahnya. Gak apalah kurang 3, entar klo jalan pasti dapet jalan keluar. Ketika berangkat, saat melewati sekolah tempat dulu saya mengajar, ternyata Tuhan Maha Mendengar, di kantor ada 3 orang yg golongan darahnya A dan semua bersedia berdonor.

“Tuhan akan selalu menolong hambaNya, selama hamba-Nya juga menolong sesama”

Thanks God! Alhamdu Lillah! Puji Tuhan!

Dengan penuh syukur dan hati lega. Akhirnya pukul 9 pagi selesai sudah proses pendonoran. Operasi dimulai jam 12 siang, karena ruang Operasi Sentral RSU Madiun terbakar sehari sebelumnya. Siangnya, jagoan kecil itu lahir dengan selamat begitu juga dengan ibunya.

Penuh syukur, segala puji bagi Tuhan dan tak lupa ribuan terima kasih juga haturkan kepada para pendonor. Sungguh setetes darah anda telah sangat bermakna, berarti, berjasa dan entah kata apa lagi. Ahhh … andai darah bisa dibuat imitasinya.

Last

Selamat datang di dunia yo leee, besok gede jangan niru romo-mu yang hobinya mencemari air  :mrgreen:

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Kan kasihan bidadara yang mandi dibawah :twisted:

seger

15 Balasan ke Mari Berdonor Darah, betapa berharganya setetes darah bagi orang lain.

  1. #99 bro. mengatakan:

    lanjuttttt

    Suka

  2. TDF mengatakan:

    josss

    Suka

  3. ind mengatakan:

    Donor rutin gan tiap 3 bulan sekali. badan jadi lebih segar karena ginjal gak terlalu kerja ekstra untuk mencuci darah yang lama

    Suka

  4. Basho mengatakan:

    Berdasarkan anjuran, sebaiknya mendonor darah ketika pas ada yg membutuhkan aja, biar darahnya lebih fresh dan tepat sasaran (darah yg disimpan dalam kemasan kantong khusus itu ada masa kadaluarsanya)

    Suka

    • moofler mengatakan:

      mau aman yang ke PMI atau Unit pelayanan Tranfusi darah di RS. Anjuran 3 bulan sekali atau minimal 75 hari sekali. Darah jarang sekali kedaluarsa karena selalu kepake malah sering kekurangan. Apalagi kalau darahnya langka. ane dari 2005 sampe sekarang rutin 75 hari sekali

      Suka

  5. bagas29ps mengatakan:

    16 tahun sudah bisa donor belum ya?
    kok itu gambarnya koplak amat? :lol: buang air tapi dibawah ada yang mandi ahahahaha :mrgreen:
    http://bagas29ps.wordpress.com/2013/06/16/tips-untuk-pemerintah-agar-sukses-menurunkan-anggaran-bbm-bersubsidi/

    Suka

  6. motogokil mengatakan:

    jadi inget, dah lama nih nggak donor darah. BTW darah ane nih AB+, kayaknya jarang yang minat nih.
    titip mas http://motogokil.wordpress.com/2013/06/16/nyok-ngobrolin-mesin-p200ns-vs-tiger-cc-kapasitas-sama-kenapa-power-jauh-beda/

    Suka

  7. Maskur mengatakan:

    sayange adoh

    Suka

  8. deidara mengatakan:

    setetes darah cuma 10mg, gak ada gunanya,,, kalo sekatong baru berguna,,,

    Suka

  9. Haroem mengatakan:

    Pengen Donor tapi HB nya ngga cukup :(

    Suka

  10. ipanase mengatakan:

    dome gede2 :D

    Suka

  11. Dewa mengatakan:

    Yups bener donor darah adalah perbuatan yang sangat Mulia

    Suka

Beri tanggapan anda, mohon maaf bila tidak bisa membalas

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 2.541 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: