Niat Balas Dendam Ke Juru Parkir, Polisi Ini Babak Belur Dihajar Massa

image

Polisi dikeroyok massa karena dianggap berbuat arogan. Foto: Padang Pranoto/Tribunjogja

Seorang anggota Polda DIY, Brigadir Tony Pamungkas harus mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara, setelah anggota polisi tersebut menjadi korban amuk massa.

Awalnya polisi berpakaian preman ini terlibat keributan dengan Juru Parkir/Jukir di depan toko emas di Pasar Prambanan. Dia menolak bayar parkir sambil memukuli jukir Hartanto sambil menodongkan pistol. Pada hari Minggu 6/7/2014

Mendapatkan, perlakuan tersebut Hartanto langsung melaporkan peristiwa kepada Polsek Prambanan-Klaten. Karena terluka pada Senin (6/7/2015) ia tidak berangkat kerja.

Ternyata polisi Tony tidak terima dirinya dilaporkan ke Polsek Prambanan. Pada Senin (6/7/2015) oknum tersebut kembali untuk mencari Hartanto, tapi yg bersangkutan tidak ada. Yang jaga adalah Sulistyo (17) yang akhirnya kena damprat.

Tak cukup mendamprat, oknum polisi Tony tersebut lalu menabrakkan kendaraannya ke badan Sulis. Meskipun tak terluka parah, namun hal itu menimbulkan trauma.

Pada hari Selasa (7/7/2015) pukul 11.45, Pak Polisi Toni kembali ke TKP mencari Hartanto sambil mengajak seorang rekannya.

Di lokasi diaa menanyakan keberadaan Hartanto kepada Sulis. Mungkin jengkel yang dicari enggak ada. Toni lalu menyemprotkan cairan ke mata Sulis. Hal tersebut diketahui oleh Catur.

Merasa keselamatan anak buahnya terancam, Catur mendatangi oknum tersebut. Tak disangka, Toni pun sempat menyemprotkan cairan ke muka Catur.


“Saya sempat menangkis, dan membekap lehernya. Dari situ saya mencoba melumpuhkan dia, dan meminta tolong kepada warga sekitar,” tuturnya catur.

Teriakan Catur mengundang massa yang langsung menghadiahi oknum tersebut dengan bogem mentah.
Setelah dikeroyok, Toni pun lemas dan segera dibawa menuju rumah sakit Bhayangkara, Sleman-DIY.


Wah wah ada ada aja ulah oknum Polisi ini. Masak masih dendam soal uang parkir yang cuma 1000perak aja. Mungkin dia belum pernah ngerasain sakitnya kena tilang 100ribu rupiah hanya karena tutup penthil. :mrgreen:

Artikel menarik lain:
Kecelakaan gara-gara burungnya dibikin mainan pacarnya

roda2blog di sosial media

31 Komentar

  1. kl gw yg jd jukir ato rekan jukir tsb sdh dipastikan gw mampusin polisi anjing tersebut!!!

  2. Pemberitaannya sudut pandangnya ke warga, apa bener ada polisi seperti itu kl tidak diusik duluan? Jujur saya juga pengen ngamplengi tukang parkir, lahan bukan milik karcis bekas bahkan ga ada, dan kl kehilangan juga ga mau tanggung jawab, lak njuk apanya yg diparkir, klpun mau malah disuruh separoh separoh ganti ruginya. Lah sini hilang kok malah suruh urunan ganti rugi.
    Polisi juga sama aja kl sukanya arogan mentang2 aparat petugas, apalagi kl nilang ngajakin suap sak enaknya. Yg jelas tukang parkir dan polisi sama kl di kamplengi dendamnya mbuntut ngajak temennya kl kalah, padahal dianya sendiri yang ngajakin kelahi awalny menang keroyokan kalah ngajak bala bantuan, preman dan polisi ga ada bedanya.

  3. to all coment
    jgn asal nyaci2 aja
    bukan nya ngebela salah satu pihak
    cuman mau ngasih masukan aja
    sekarang coba lu pada mikir, pemberitaan begini begono ttg yg seragam coklat, yg seragam ijo lebih parah, malah sampe2 bikin orang mampus
    tp gak ada yg berani nyaci akau nyumpahin kn ????????
    org Indonesia t cerdas gak goblok ‘n sembarang ngasih komentar aja

  4. setau sya shi biar pake karcis tetap aja ada tulisanya, ( tidak bertagung jawab atas kehilangan kendaraan anda) ya sama aja boong apa lgi nyetor yg cape siapa, setidaknya tukang parkir bsa merapikan kendraan agar mengurangi kemacetan jalan.,. klo kejadian yg di alami bpk parkir itu kan hnya krna maslah duit 1000 rupia, atau bsa jdi jurunya minta secra maksa,. bayar kasian merka uda ngejagain mtor dn helm,

  5. Alhamdulillah saat mau jd Polisi aku kabur pas Pantokir pusat Krn aku tau ortu ku Suap menyuap Krn mau menjadikan ku polisi.. Alhamdulillah akhirnya aku gak jd Polisi..

Tinggalkan Balasan