Gara-gara remaja yang ugal-ugalan saat naik motor, dua keluarga terlibat Carok

korban carok
korban saat dirawat di puskesma. gambar: beritajatim.com

Jalan raya memang panas gan apalagi di musim kemarau seperti ini. Seperti yang terjadi di Dusun Krajan, Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember. Dua keluarga  terlibat “carok” / perkelahian dengan senjata tajam pada Jumat (18/09/2015) malam. Gara-gara naik sepeda motor ugal-ugalan. Hasilnya, enam orang peserta “carok” terluka parah.

Carok antara keluarga Edi Purwanto (50) dan Misbahul Munir (20). Bermula saat Joni yang baru berumur 16 tahun, mbleyer (memainkan gas untuk memancing suara knalpot) di depan rumah Munir.

Merasa terganggu, Si munir menegur Joni. Si Joni tidak terima lalu pulang dan mengadu kepada sang paman, Edi Purwanto. Edi lalu mengajak Lasmi dan Toyami mendatangi rumah Munir. Keluarga ini membawa pentungan bambu dan besi.

Kaget dengan kedatangan lawanya. Keluarga Munir yang terdiri dari Halim dan Supatma mempersenjatai diri dengan linggis, dan gagang cangkul.


Saat perkelahian terjadi, warga cuma menonton tak berani memisahkan, hanya melaporkan ke polisi, karena takut terluka. Baru deh saat mulai lemes dan terluka. Warga dibantu Polisi berhasil memisahkan dan membawa ke Puskesmas lalu dirujuk rumah sakit karena luka-lukanya.


Wahh harusnya dibawa juga tuh ke Rumah Sakit Jiwa, terutama untuk si Joni dan keluarganya. :mrgreen:

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan