5 Perubahan di Musim MotoGP 2016

Berikut ini lima perubahan ekstrem untuk gelaran MotoGP 2016. Perubahan ini disambut lebih meriah karena bisa menurunkan GAP antara tim pabrikan “kaya” dengan tim pabrikan kismin. Serta membuka peluang tim sattelit untuk meraih podium.

1. Perubahan ECU
ECU/ Electronik Control Unit. Mulai musim depan tak lagi perbedaan antara Tim Pabrikan atau Tim Satelit atau tim Open Factory. Semua memakai ECU yang sama yang diproduksi oleh Magneti Mirelli. 

Tapi? lho ada tapinya?Iya dongg. Tiga Tim Pabrikan (Honda, Yamaha dan Ducati) boleh mengoprek ECU asalkan diketahui satu sama lain. 😈 yaghh sama aja dongg bakalan ada lomba balap gerbong.


2. Pengurangan Bobot dan Penyetaraan Jatah BBM
Salah satu sebab kemonceran Ducati di musim ini adalah keputusan ikut regulasi open factory. Yang salah satunya karena mendapat jatah BBM yang lebih banyak 24 Liter. Hukum motor jalanan juga tetep berlaku di MotoGP. Lebih boros ya lebih cepat.


Naghh di musim 2016. Semua motor mendapat jatah bbm yang sama 22liter. Bobot motor pun juga disamakan 157KG, turun 1KG.

3. Pemasangan Aksesoris Sayap pada Motor
Motor Ducati di musim 2015 terlihat penuh dengan aksesoris sayap tambahan. Selain mungkin karena memang menambah kecepatan dari fungsi aerodinamika, mungkin ya sebagai alat defensif. Berani tendang, gue tusuk lhoo. :mrgreen:

Tapi klo penuh sayap, lama kelamaan downforce juga dibutuhkan oleh motor motogp biar gak terbang melayang.

4. Ban Michelin
Terakhir kali ban merek ini hadir di MotoGP. Valentino Rossi saat itu sedang poll ngambeknya sama Lorenzo hingga harus pisah ranjang, eh pisah paddock. Ehhh saaat kembali lagi ke GP, hubungan Rossi Lorenzo juga sedang gak mesra sobb.

5. Jatah Mesin hanya 7 untuk satu musim kompetisi

3 Komentar

Tinggalkan Balasan