Aneh, Korban Kecelakaan Di Tol Gempol Gak Dapat Santunan Jasa Raharja Malah Dituntut Ganti Rugi Oleh Jasa Marga

image
Foto: surya online

Berita menjengkelkan datang dari keluarga (alm) Rizky Tri Setyo korban lakalantas di jalan Tol Gempol Pandaan (TGP) Minggu (13/3/2016).

Atas kejadian tersebut keluarga korban mendapat tagihan perbaikan fasilitas tol yang rusak dari pengelola jalan tol. Verry Fitriyanto kakak korban menceritakan adiknya meninggal karena kecelakaan di jalan tol Gempol- Pandaan KM 56 TGP.

Berita aneh ini dirilis oleh: Tribunnews surya online.

Bukanya mendapat asuransi dari Jasa Raharja, lha kok keluarga korban malah mendapat tagihan pembayaran kerusakan rambu-rambu jalan tol oleh operator Tol Gempol Pandaan yang tidak lain adalah Jasa Marga.


Tagihan tersebut sebesar  Rp 1.130.000.

Verry mempertanyakan klaim asuransi Jasa raharja yang seharusnya di terima korban.

Tapi ternyata nihil. Pihak operator (Jasa Marga) menyatakan kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal sehingga tidak ada santunan untuk korban meninggal.

Dijelaskan oleh Humas Jasa Marga Effendi kepada keluarga korban. Kecelakaan karena korban mengantuk sehingga menabrak pembatas jalan dan rambu-rambu ,tidak ada bekas rem mendadak sebagai upaya penyelamaan diri.Sehingga tidak santunan asuransi. Lho kok yang ngomongin soal santunan kecelakaan Jasa Marga, kan itu wewenang Jasa Raharja?!?! curiga saya!

Pihak keluarga sudah membayar tagihan dan sudah mendapatkan bukti kwitansi pembayaran pulunasan.

Di tempat terpisah, Humas Jasa Marga Surabaya, Agus Triyantio, menambahkan untuk kecelakan tunggal di jalan tol memang tidak ada santunan asuransi, begitu juga untuk tiket tol TGP tidak ada pemberitahuan bahwa pengguna jasa jalan tol tersebut langsung tercover asuransi. Pengguna jalan tol hanya menggnkan fasilitas jalantol, tidak ada ganti rugi atau santunan jika terjadi kecelakaan tunggal. Lhoo lagi lagi kok pihak Jasa Marga? woii itu domain Jasa Raharja.

LhoLho kok Statemen di atas kok lholok banget ya. Sumbangan/biaya premi asuransi Jasa Raharja itu diambilkan dari setiap STNK yang dibayar. Coba deh perhatikan di STNK anda. Pasti nominal pembayaran untuk SWDKLLJ yang kepanjanganya Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas dan Jalan

image

(ngutip blognyamitra) SWDKLLJ merupakan kepanjangan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Nah dengan membayar SWDKLLJ setiap bayar pajak kendaraan, secara otomatis diri kita terdaftar ikut asuransi yang dikelola oleh perusahaan BUMN yang bernama Jasa Raharja (bukan Jaja Miharja loh hehehe…). Besarnya tarif SWDKLLJ tergantung dari jenis kendaraan. Untuk motor berkapasitas mesin 50 cc s.d. 250 cc akan dikenai tarif Rp35rb. Sedangkan untuk jenis sedan, jip dsb sebesar Rp143rb.

Manfaat yang diperoleh dari SWDKLLJ adalah kita mendapat perlindungan asuransi jika terjadi kecelakaan lalu lintas. Besarnya santunan yang diberikan oleh Jasa Raharja berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI  No 36/PMK.010/2008 dan 37/PMK.010/2008 tanggal 26 Februari 2008 yakni :

    Meninggal Dunia, sebesar Rp25 juta
    Cacat Tetap (Maksimal), sebesar Rp25 juta
    Biaya Rawat (Maksimal), sebesar Rp10 juta
    Biaya Penguburan, sebesar Rp2 juta

Jadi?! selama stnk sebuah kendaraan hidup dan tidak telat bayar. Maka korban kecelakaan yang mengemudikan kendaraan tersebut tetap berhak atas santunan dari Jasa Raharja. Walaupun pengendaranya tidak memiliki sim sekalipun. Karena pembayaran premi berdasarkan biaya pajak tahunan.

Nagjhh saya curiga uang Jasa Raharja masuk ke kantong oknum nihh???? sudah bukan rahasia lagi dehh, memang ada oknum jahat gitu … Uang santunan jasa raharja Untuk korban kecelakaan disunat dengan alasan bla bla bla … malah ada yang disembelih blass gak dapat sepeserpun.

Oknum macam itu apa gak mikirrr otaknya yaa .. hatinyaa.. Dan begitulah Indonesia … beli motor/mobil pajak balik namanya mencapai 30-40%, tiap tahun bayar pajak dan asuransi jiwa SWDLLKJ… giliran terjadi kecelakaan, mungkin dianggap bagian program pengurangan penduduk.


Monggo lurr komentarnya bagaimana atau yang sudah pernah pengalaman ngurus yg beginian nihh??

roda2blog di sosial media

28 Komentar

Tinggalkan Balasan