Jambore Yamaha Vixion Sponsornya Honda, Selingkuh Itu Ada Sebabnya

Waduh gimana ya, yang punya acara klub Yamaha kok sponsornya Honda. Jika situasi dan kondisinya normal gak mungkin ada kejadian kebangeten macam begini. Yamaha memang lagi gak normal, jika merujuk pada istilah bro mariodevan, mantan dedengkot Yamaha n Friends,
“Yamaha itu sekarang budeg”.

Kenapa kasus ini saya sebut gak wajar. Ini berarti Yamaha tidak menghargai loyalitas konsumen. Anggota klub motor adalah konsumen paling setia/ loyalis sejati. Contoh, demi memeriahkan acara Yamaha Bikers Day, pecinta Yamaha CB100 rela tiduran di emperan toko, menempuh jarak ratusan kilometer. Gak dibayar, malah disuruh mbayar. Gitu itu … dapat pin corrr aja senangnya setengah kawin broo.

Honda gak akan bisa dengan mudah masuk mensponsori kegiatan Klub Yamaha Vixion, bila tidak ada sebab musabab. Ibarat kata, gak akan ada asap bila tak ada api.

Masih terngiang dalam ingatan R2B saat Ultah dan Jamnas YVCI di Wonogiri tahun 2011 dengan acara pemecahan rekor ganti aki terbanyak di Indonesia. Apakah ketika itu ada perwakilan petinggi Yamaha yang hadir?
Sopo orangnya? babar ora onok blass mas broo. Blass gak ada.

Padahal bos Yuasa Jepang, Mr Hiromichi Kaneko hadir langsung ke lokasi acara, di waduk Gajah Mungkur.

Bantuan dana? bablass angine.

image

Beberapa hari lalu bloghesphere otomotif dihebohkan dengan Yamaha yang mencabut sponsorship pada blog IWB dan TMC. Aksi tersebut ditangggapi miring dengan opini, seakan-akan Yamaha sering dirugikan oleh ulasan para Blogger. Apa iya?


Lha dalah. Jangankan Blogger yang orang lain. Anak sendiri (Yaitu klub motor Yamaha) aja ditelantarkan. Padahal sepengetahuan saya, baik mas Iwan (IWB) maupun Mas Taufik (TMC) saat ini adalah pengendara Yamaha Nmax. Apalagi kalau lihat rekaman sejarah penggunaan motor mas Taufik, mulai dari Mio, Vixion sampai Nmaxx. Mas IWB juga termasuk pemilik Byson paling awal lalu berganti r15.

Kalau menurut R2B, Yamaha itu sekarang lagi sensi. Ibarat cewek yang datang bulan atau PMS, Pre Menstruation Syndrome atau Penjualan Menurun syndromes. Bahkan blogger loyalis Yamaha pun sudah mulai selingkuh.


Tapi dalam level yang super parah. Anak sendiri (klub-klub Motor Yamaha) ditelantarkan. Lalu Suami (blogger-blogger yang pro Y) juga dicuekin. Jika terus-terusan begini, haqqul Yakkin bakal jadi (kata Benyamin) Nangke Lande. Janda tua gak laku-laku sampai tua.

roda2blog di sosial media

11 Komentar

  1. gimana lagi ya.jualan mesin jadul terus ganti part penunjang penampilan aja.tpi minta diulas powerfull.mirip mirip rider vixion ngaku tetep hebat padahal eranya udah lewat .bolak balik dikaplokin ncb dijalanan.spek mesin pun dibawah ncb.tapi kok masih gak terima klo lebih inferior.bilang speed 134 lah bla bla bla.tpi nyatanya tetep aja kalah dengan kompetitor.

  2. positive thingkingnyah dulu kang… market semakin tergerus, mereka harus improv, duit darimana lagi kalo nggak ngecut yang nggak dibutuhkan…(dana sponsor, dana untuk iklan, dana promosi) nasib mereka lama2 kayak suzuki kang, nggak punya asa buat ngelawan honda. tp negativenya adalah, mereka merasa bahwa sponsor itu hanya buang2 uang kang…

Tinggalkan Balasan