Skutik Listrik Terra Motors Resmi Dipasarkan Tanpa Perlu Uji Emisi, Sedangkan Mobil Listrik Indonesia Gagal Uji Emisi

Beberapa tahun yang lalu, mobil listrik Nasional “Selo”  yang digagas oleh putra bangsa dinyatakan gagal uji emisi dan tidak layak produksi oleh Kejaksaan Agung. Para aktor dibelakangnya pun lalu dijerat kasus korupsi oleh Kejaksaan. Anehnya? saat ada produk motor listrik dari Jepang. Ternyata motor ini tidak perlu uji emisi untuk dipasarkan di Indonesia?

Nagh loo, mungkin saat tahu bahwa itu Made in Jepang, nalar otak para pejabat jadi “pintar” bahwa motor listrik gak perlu uji emisi.
Tapi saat motor/mobil listrik tersebut made in Indonesia pura-pura “bego” bahwa teknologi listrik pasti ngebul seperti kopaja.

Berikut ini berita tentang Motor Listrik asal Jepang yang dipasarkan di Indonesia tanpa uji emisi dari liputan6.


skutik listrik Terra Motor

Motor listrik, Terra Motors resmi dipasarkan di Indonesia melalui distributor utamanya, PT Jaya Mimika Lestari (JML). Skutik listrik asal Jepang tersebut hadir dalam tiga model, yakni A4000i, A2000, dan S750.

President Direktur & CEO Group JML Djamal Wolly mengatakan secara legalitas kendaraan listrik Terra Motos masuk ke Indonesia secara resmi.

“Sebagai distributor utama kami sudah proses TPT, tanda pendaftaran varian untuk kendaraan di Kementerian Perindustrian. Kami juga sedang melakukan uji tipe sedangkan uji emisi sudah pasti tidak ada. Semua sedang proses karena kami mau semua legalitas untuk kendaraan ini harus ada, komplit,” jelasnya di Jakarta baru-baru ini.

catat ya broo “uji emisi sudah pasti tidak ada” lha terus kenapa dulu Mobil Listrik selo harus uji emisi???

Lebih lanjut ia menyebutkan, pihaknya dalam memasukkan skutik listrik ini ke Indonesia seperti layaknya motor konvensional. Oleh karena itu segala legalitas surat yang diperlukan disiapkan.


“Produk yang kami jual dalam posisi form A dengan legalitas sudah siap untuk dibuatkan STNK (surat tanda nomor kendaraan) kalau memang diperlukan, karena legalitas dari pemerintah mengenai peraturan (motor listrik) masih abu-abu,” ujarnya.

Sebagai informasi, e-scooter A4000i dibanderol Rp 79 juta. Sementara A2000 dan S750, masing-masing dipatok Rp 34 juta dan Rp 19 juta dengan status off the road.

Sedangkan nasib mobil listrik karya anak bangsa?????

mobil selo gagal uji emisi

roda2blog di sosial media

2 Komentar

  1. harusnya memang dari swasta, kalo dibawah kementrian bisa gampang dikasuskan, karna banyak orang ‘bego’ di kementrian itu sndiri..

Tinggalkan Balasan