Terlalu!, Kenalpot R9 Juga Terjaring Razia, Harusnya Disertai Alat Ukur

Seorang rider Yamaha Vixion  mengupload foto bahwa dirinya terkena razia di komplek Pemkab Bogor di Cibinong memakai Kenalpot R9. Dengan sadis Polisi langsung menggergaji kenalpot aftermarket miliknya.

Bagi r2b kok ini sudah melebihi batas yaaa, terlalu. FYI, Kenalpot R9 adalah kenalpot merek lokal yang dibuatnya gak asal-asalan dan menurut klaim pabriknya selalu disesuaikan dengan ketentuan ambang batas suara / DB yang diizinkan oleh pihak kepolisian.

Jika yang terkena razia adalah kenalpot bajakan asal Purbalingga, its okelahh. Saya setuju bin banget. Tapi klo kenalpot produsen ternama dalam negeri? wah ini jelas bahaya. Mengancam ekonomi kreatif dalam negeri.

Polisi sendiri sudah seharusnya jika melakukan razia sepeda motor, membawa alat DB Meter. Jangan lagi asal tuding bahwa kenalpot after market itu berisikk layak dimusnahkan. Padahal kenalpot orisinil klo sudah karatan dan berlobang juga berisikk looo.

Jangan ngeless harga alatnya mahal dong!! Kan anggaran operasional polisi terus naik dari negara. Terus itu uang tilang titipan sidang juga banyak yg masuk perut petugas, mbok  sekali kali dianggarkan dong untuk membeli sound DB meter.


Yang lebih miris lagi, melihat motor ninja 250 operasional milik TNI, plat nomer milik TNI tapi memakai kenalpot aftermarket.


image

Atau motor-motor aparat yang banyak memakai knalpot Akralingga???
image

roda2blog di sosial media

8 Komentar

Tinggalkan Balasan