Cal Crutchlow Kritik Pembalap Suka Bolos Pertemuan Safety Comission

Cal Crutchlow mengkritik kesadaran para kontestan balap MotoGP untuk mengadiri sidang komisi keselamatan. Saat di Assen kemarin, hanya 3 pembalap kelas MotoGP yang membolos. Lumayanlah dibanding saat di GP Catalunya, saat itu hanya dihadiri total 10 pembalap dari semua kelas. Bahkan Valentino ROssi dan Jorge Lorenzo mbolosss.  

Crutchlow menyuarakan kekecewaannya bahwa beberapa pembalap ‘masih tidak hadir. Ditanya tentang pentingnya pertemuan hari Jumat itu, pembalap LCR Honda itu mengatakan:
“Kita semua perlu datang untuk urun rembug pendapat kami terutama jika ada perubahan layout sirkuit seperti di Catalunya, tapi parahnya memang ada yang suka mengabaikan pertemuan itu walau kemarin sudah lumayan banyak yang hadir tapi tetap saja ada yang bolos.”

“Yang mengewakan itu, ada pembalap MotoGP yang tidak pernah menghadiri acara itu, orang-orang ini bener-bener bermuka badak. Nanti pas balapan atau pas celaka mereka bakalan yang mengeluh pertama kali tentang trek sirkuit. Yaa mungkin saja mereka terlalu sibuk di pit,” kata pembalap LCR Cal Crutchlow.


Lorenzo motogp
Lorenzo salah satu pembalap yang suka bolos pertemuan komisi keselamatan

Yang lebih parah, justru rider Moto2 atau Moto3 yang paling malas mendatangi acara sidang Safety Comission sebelum balapan ini.

Makanya Crutchlow mendesak agar pengendara dari Moto2 dan Moto3 untuk menghadiri pertemuan Komisi Keselamatan ini, karena mereka dapat memiliki banyak suara dalam proses sebagai bintang di kelas primer, MotoGP.


“Komisi Keselamatan terbuka untuk Moto2 dan Moto3,” katanya. “Mereka tidak pernah datang, tak seorang pun pernah datang. Aku tidak pernah melihat salah satu dari mereka ada.”

Kejadian tewasnya Luis Shalom di Catalunya saat sesi latihan yang diduga karena tidak siap dengan perubahan trek layout sirkuit, harusnya menjadi sinyal bagi mereka untuk mau datang ke acara ini.

“Sangat penting bagi mereka untuk datang, mereka adalah masa depan MotoGP, dan jika umur mereka panjang, mereka bisa jadi Valentino Rossi. “

Tinggalkan Balasan