About these ads

Lagi, Akibat Rem Blong Honda Vario Tabrak Mobil Di Jalan Tembus Sarangan

Minggu 21/08/2016. Jalan Tembus Sarangan-Tawangmangu kembali memakan korban. Kronologinya mirip dengan kasus kecelakaan tanggal 01/08/2016. Sebuah motor Honda Vario dari arah Cemoro Sewu, melaju tak terkendali di daerah turunan lalu menabrak sebuah mobil Daihatsu Esspass.

– klik disini beritanya kecelakaan yg lalu

Motor Honda Vario putih tersebut hancur lebur. Pengendara yang berada di depan luka parah, sedangkan yang dibonceng meninggal di lokasi kejadian. 


Soal kasus rem blong pada motor matik di Jalan Tembus Sarangan-Tawangmangu ini memang banyak dialami oleh pengendara matik. Coba deh simak beberapa komentar pesbuker berikut ini tentang pengalaman mereka soal rem blong.

lalu yang ini

Yang ini

Dan berikut cara berkendara matik  wilayah Tawangmangu menurut warga setempat.

Klo menurut R2B kasus Rem Blong di wilayah jalan tembus ini selain karena memporsir kerja rem, juga karena gaya berkendara yang ugal-ugalan. Mentang mentang jalanya meliuk-liuk lalu banyak yang bergaya pembalap. Padahal banyak tulisan tulisan himbauan dari Polisi, “Naik dan Turun harus dalam kecepatan rendah”.

About these ads
Channel Youtube MotoVlog Partner Ngeblog

2 Comments on Lagi, Akibat Rem Blong Honda Vario Tabrak Mobil Di Jalan Tembus Sarangan

  1. Nek gae matic ngono kui coro jowone di pompa pas mudun turunan direm titik diculne ben ra ngeblong,nek pas tanjakan gek koyo ra kuat gas e di betot setengah diculke setengah dibetot ben kuat munggah e.

    Kalo pake matic pas jalan turunan usahakan waktu rem dipompa,di rem sedikit lalu dilepas lalu direm lagi sedikit jangan sampai rem mendadak karna bikin cakram cepet panas dan bikin rem tidak berfungsi. Kalo pas tanjakan lalu ada mobil atau montor didepan kita yang ga kuat nanjak lebih baik buka gasnya setengah lalu dikendurkan lalu buka lagi jangan sampe dibuka semua nanti malah ga kuat,itu supaya tenaga mesin cepat keluar karena pgm fi menggunakan sirkulasi udara. Perbanyak membaca referensi motor anda di website online supaya paham plus minusnya

  2. Rem Cakram / hidrolik tidak boleh dipakai untuk mengerem terus-menerus, krn akan menghasilkan panas yg berlebihan. Panas tsb akan memanaskan minyak rem dan timbul gelembung udara di dalam sistem rem (masuk angin), dan rem jadi blong.
    Gejalanya, jika tuas rem ditarik, terasa kenyal, tidak bisa keras.
    Solusinya, berhenti dulu dan tunggu cakram / blok rem mencapai suhu ruang.

Tinggalkan Balasan