Puluhan Motor Milik Pelajar SMP Dirantai Dan Digembok

Ancaman Wali Kota Pontianak Sutarmidji untuk merantai dan menggembok sepeda motor milik siswa SMP yang diparkir di sekitar lingkungan sekolah dilaksanakan.

Puluhan motor milik siswa yang terparkir di area sekitar lingkungan sekolah termasuk di halaman rumah warga sekitar sekolah dirantai dan digembok petugas.

Hal itu dilakukan setelah petugas Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pontianak dibantu petugas dari Satlantas menyisir sejumlah SMP, di antaranya SMP Negeri 3, SMP Negeri 2, dan SMP Negeri 11, Kamis (1/9/2016).

Kepala Dishubkominfo Kota Pontianak, Utin Sri Lena, yang memimpin penertiban itu memerintahkan jajarannya untuk merantai dan mengunci roda kendaraan milik siswa SMP. Rantai yang digunakan pun berdiameter cukup tebal dengan dilengkapi kunci gembok.

“Razia dengan merantai dan menggembok sepeda motor miliki siswa SMP ini dilakukan secara bertahap, tidak hanya terhadap sekolah-sekolah negeri, tetapi termasuk sekolah swasta,” ujar Utin, Kamis.


Aturan tersebut diterapkan lantaran pelajar SMP belum boleh menggunakan sepeda motor karena usianya belum mencukupi untuk mengantongi surat izin mengemudi (SIM).


Terhadap warga sekitar lingkungan sekolah yang menyediakan lahannya untuk penitipan motor milik siswa SMP, pihaknya akan memanggil warga bersangkutan dan memprosesnya untuk sanksi tindak pidana ringan (tipiring). (sumber: kompas.com)

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan