Ngebut Pakai Innova, Pelajar 17 Tahun Tabrak Mati Seorang Ibu Lalu Kabur

Nasip tragis menimpa Andri Mariana (46), seorang ibu pegawai RS NU Tuban asal Desa Sokosari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban tewas dengan kondisi mengenaskan setelah ditabrak mobil Innova yang berjalan dengan kecepatan tinggi, Kamis (8/9/2016) malam..

Korban ditabrak mobil Innova yang disopiri oleh pelajar SMA, M Bariq (17),  asal Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban yang melintas di Jalan Letda Sucipto, Kota Tuban. Setelah nabrak korban, pelajar yang terbilang masih anak-anak tersebut langsung melarikan diri dari TKP meski akhirnya tertangkap.

Informasi yang dilansir oleh beritajatim.com, kejadian kecelakaan maut itu berawal saat mobil Innova dengan nomor polisi (Nopol) S 1679 HE melaju kencang dari arah barat di jalan Letda Sucipto, tepatnya depan RS NU Tuban. Pada saat itu terdapat sepeda motor nopol S 6867 HZ yang dikendarai korban dan putar balik di jalan tersebut.


“Sepeda motor awalnya jalan dari timur dan mau balik arah serta pandangan kurang bebas. Dari arah berlawanan terdapat mobil Innova itu yang berjalan dengan kecepatan tinggi sekitar 90 KM per jam,” jelas Inspektur Satu (IPTU) Nungki Sambodo, Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban.

Jarak yang sudah terlalu dekat membuat kecelakaan antara sepeda motor dengan mobil Innova yang dikemudikan pelajar itu tidak bisa dihindarkan. Akibatnya ibu-ibu pengendara motor tersebut terpental hingga beberapa meter di jalan raya tersebut.


Sementara itu, setelah menabrak ibu-ibu pegawai rumah sakit itu mobil Innova langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian. Berdasarkan ciri-cirinya dan sesuai keterangan dari saksi mobil yang dikemudikan pelajar kelas 2 SMA itu berhasil diamankan polisi saat melintas di depan Pos Lalu Lintas Jenu, Tuban.

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan