Hyundai Tucson Berbahan Bakar “Air” Bakal Bisa Melaju 560KM

Pabrikan mobil terbesar asal Korea Selatan, Hyundai, mengatakan sedang mengembangkan mobil Tucson fuel cell versi terbaru yang diklaim bakal meningkat jangkauan jarak jelajahnya hingga 30% dibanding versi saat ini. Jika benar, maka si Tucson “air” ini akan bisa menempuh jarak 560KM per tangki dibandingkan versi sebelumnya yang hanya 426KM. 

Ini akan menjadikan Hyundai Tucson menjadi mobil berbahan bakar “fuel cell” dengan jangkauan terjauh di dunia, mengalahkan Toyota Mirai.

Fuel cell adalah bahan bakar non minyak bumi. Mobil dengan Fuel Cell berasal hidrogen dan oksigen yang disimpan di dalam tabung. Lalu reaksi kimia antara hidrogen dan oksigen akan menghasilkan listrik dan disimpan di baterei lithium.

Yang keluar dari mobil Fuel Cell bukan asap, tapi air.

Cara kerja fuel cell,
1. Tabung Hidrogen akan mengalirkan hidrogen ke pengolah Fuel Cell.
2. Pengolah Fuel Cell akan menyedot udara (bahasa inggrisnya air) untuk mendapatkan oksigen agar terjadi reaksi.
3. Reaksi kimiawi hidrogen dan oksigen akan menghasilkan listrik dan air.
4. Listrik akan dialirkan ke baterei lithium penyimpan.
5. Air segar akan keluar dari mobil.


Tucson baru ini kemungkinan akan hadir pada Januari 2018. Dikutip dari laman  firstpost.com, Rabu (3/1/2017), Hyundai tak akan banyak mengalami kesulitan teknis dalam proyek upgrade ini.

Ahn Buyng-ki, Hyundai Rco-Vehicle Development Director mengatakan waktu peluncuran Tucson fuel cell dapat mengambil momentum Olimpiade Musim Dingin 2018, yang akan dihelat di Pyeongchang, Korea Selatan.


Di Indonesia, Hyundai juga baru saja meluncurkan Tucson di ajang otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016, April lalu. Mobil ini dibanderol Rp 385 juta OTR Jabodetabe. Namun Hyundai Tucson di Indonesia hanya tersedia dalam varian mesin bensin dengan mesin NU 2.0 MPi, D-CVVT bertenaga 155 Tk dengan torsi 191 Nm.

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan