Akibat Kenaikan Biaya STNK Motor, Warga Rela Antri Sampai Malam di Bawah Guyuran Hujan 

Kebijakan pemerintah menaikkan biaya pungutan STNK dan BPKB hingga 300% membuat kepanikan di masyarakat. Kenaikan yang bakal diberlakukan mulai tanggal 6 Januari 2016 itu, menyebabkan banyak antrian di berbagai daerah, demi untuk menghemat pengeluaran agar tidak kena kenaikan harga.

Di Ponorogo, warga menyerbu layanan mobil samsat point payment di kawasan alun-alun. Antrianya cukup panjang, bahkan ketika diguyur gerimis, warga tetap rela mengantri. Seperti yang diketahui, untuk perpanjangan pajak tahunan sekarang ada kenaikan 25.000 sebagai ganti biaya stempel pengesahan.


Antrian oanjang di malam hari juga terjadi di Samsat Mobile Tulungagung. 

Di Samsat Bantul Yogyakarta, Polisi sempat menenangkan massa yang membludak. Ruang tunggu hampir tidak mampu menampung antrian.

Di Samsat Bandung Timur, Jawa Barat, antrian sudah tampak sejak di gerbang bahkan sepeda motor pun sudah susah untuk masuk. 

Di kawasan elit, ITC Jakarta Pusat, Samsat Point Payment juga diserbu warga. Antrian tampak mengular panjang. 

Berikut ini foto dari sobat roda2blog tentang antrian di samsat-samsat lainya dari berbagai daerah:


Presiden Jokowi sendiri malah mempertanyakan alasan kenaikan biaya surat kendaraan bermotor ini. Berikut infografisnya dari detik.com

Mimin tak lupa juga ngingetin, selain PNBP, tarif dasar PLN beban 900 juga akan dinaikkan. Selamat yaa

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan