Israel Kembangkan Mobil Terbang, Siap Meluncur Tahun 2020

Berbagai produsen otomotif berlomba-lomba kembangkan mobil listrik, lain halnya dengan perusahaan asal Israel yang memilih merakit mobil terbang otonom. Mobil ini telah dikembangkan sejak 15 tahun yang lalu.

Mobil terbang tersebut dilabeli The Comorrant, mobil terbang dengan sistem kemudi otonom buatan Urban Aeronautics, perusahaan asal Israel yang selama 15 tahun meriset mobil terbang dan kabarnya saat ini sedang dalam tahap akhir dan siap diluncurkan tahun 2020.

The Comorant diklaim bisa melaju di udara dengan kecepatan mencapai 185 kilometer per jam dengan kemampuan angkut beban hingga 500 kilogram.
“Bayangkan di sebuah kota ada ledakan bom dan gas kimia tapi kendaraan ini bisa menerobosnya dengan kendali jarak jauh, lalu mensterilkan area tersebut,” kata CEO Urban Aeronautics Rafi Yoeli.

Namun belum jelas apakah akan digunakan untuk sipil atau untuk keperluan militer.


Desainya mirip perpaduan drone dengan mobil. Konsep sendiri seperti helikopter yang menggunakan rotor untuk mengudara. Hanya saja rotor yang digunakan berada di dalam drone.

Menurut berita Reuters, penempatan rotor ini signifikan karena mempermudah gerakan mobil terbang saat bermanuver di antara gedung dan terhindar dari kabel listrik yang melintang. 

Estimasi harga mobil terbang ini mencapai US$14 juta atau sekitar Rp188 miliar. 


Saat ini The Cormorant masih perlu memenuhi syarat layak terbang dari Federal Aviation Administration (FAA). Walau begitu, The Cormorant telah sukses menjalani uji coba terbang perdana yang dilaksanakan pada November lalu.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan