Presiden Jokowi Membeli Honda CB Kastem Seharga 60Juta Rupiah

Di sela-sela acara kepresidenan meresmikan program KITE IKM di pusat Kerajinan Tembaga Tumang, Kabupaten Boyolali, untuk mendukung program ekspor pelaku UKM. Joko Widodo tertarik pada sesosok Honda CB Kastem berbasis Honda Tiger yang ada di booth ukiran berbahan tembaga. 

Setelah melihat-lihat, Jokowi langsung membeli motor tersebut seharga 60juta rupiah. Kok mahal? Presiden Jokowi menghargai mahal selain untuk menghargai nilai-nilai seni dalam ukiranya juga kisah perjuangan pemiliknya dalam membangun usahanya. 

Demikian menurut update status yang punya. Nah kalau sudah begini, siapa coba yang tahan sama pesona motor kastem, dari Marc Marwquez sampai Presiden, semuanya suka.


Berikut keterangan rilis resmi setpress Joko Widodo dalam laman Facebook resmi.

“Belasan tahun lalu, saya kerap datang ke Sentra Kerajinan Tembaga Tumang, Boyolali. Saya mengenal banyak pengrajin di sana. Karena itulah, saat datang ke Tumang lagi untuk meluncurkan Kebijakan Fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor bagi Industri Kecil dan Menengah (KITE IKM), saya masih bisa memanggil nama-nama mereka, para pengrajin yang saya kenal sejak 18 tahun yang lalu. Ada Muroji, Mansur, Sriyanto … 

KITE IKM ini merupakan produk dari kebijakan paket ekonomi tahap pertama. Pemerintah mendukung mereka meningkatkan daya saing di pasar global. Untuk pelaku IKM, bahan baku bisa mereka beli langsung, biaya pajak impor dihilangkan, biaya masuk juga ditiadakan. Dengan itulah, KITE IKM bisa meningkatkan efisiensi  produksi hingga 25 persen. 


Oh ya, di pameran IKM hari ini, saya sempat berkeliling dan menyaksikan aneka produk. Salah satunya, sepeda motor tua yang telah didandani dengan hasil kerajinan tembaga yang indah. Sungguh menarik.

Kepada Menteri Perindustrian saya sudah meminta untuk menjalin kerja sama dengan sejumlah desainer internasional, misalnya dari Italia atau Perancis, agar desain produksi IKM tidak monoton dan siap bersaing di pasar global.

Foto: Biro Pers Setpres

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan