Red Bull Siap Gusur Repsol dari Honda di MotoGP ?

Red Bull atau yang lebih dikenal di Indonesia sebagai Kratingdaeng, siapa sih yang gak kenal sama perusahaan minuman energi satu ini. Perusahaan ini sangat ekspansif di dunia olahraga, mereka ingin membangun imej sebagai produk yang prestatif. Di manapun tim yang disponsorinya, mereka akan mendorong mereka untuk bisa jadi juara. 

Salah satunya saat Red Bull membeli Jaguar Racing. Tim papan bawah Formula One (F1). Setelah dibeli Red Bull, sekarang menjadi tim papan atas F1 dan sempat meraih gelar 4 tahun berturut-turut 2010, 2011, 2012, 2013.

Demikian halnya di Sepakbola. Tim miskin Leipzig FC di Liga Jerman yang berada di kasta ke-4 dibeli Red Bull dan sekarang berubah nama jadi RB Leipzig, walaupun RB diartikan sebagai “Rassen Ballsport” bukan “Red Bull”, karena nama klub sepakbola dilarang menggunakan nama sponsor, tetap saja publik faham jika RB Leipzig adalah “Red Bull Leipzig”. 

Di Balapan MotoGP, Red Bull belum punya tim top untuk ditemploki kepala banteng merah. Sejak 2015 mereka setia nemplok di Honda Repsol di bagian bawah. Bukan tidak mungkin di masa mendatang mereka akan mencaplok Honda menendang Repsol. 

Di ajang World Superbike Championship (WSBK) mereka sudah menjadi sponsor utama tim Honda. Sedang di MotoGP baru pada tahun 2015 mereka masuk sebagai sponsor minor di tim HRC.



Seberapa besar peluang Red Bull menggusur Repsol? Sangat besar.

Red Bull adalah sponsor idaman di setiap tim. Mereka bukan hanya sekedar titip logo merek ke tim yang disponsori. Tapi juga menekan dan bekerja sama untuk mencapai juara bahkan tak segan menggelontorkan dana untuk pengembangan mesin.


Beda dengan Repsol yang terlihat adem ayem dengan tim yang disponsorinya. Ambil contoh soal Dani Pedrosa. Andai sekarang Red Bull sudah jadi sponsor Honda, itu si DP pasti sudah ditendang diganti dengan pembalap potensial semacam Maverick Vinales atau Dovizioso. 

Bisa jadi nasib Dani Pedrosa di tim Honda Repsol sudah tak aman seperti halnya nasib Repsol sendiri. Jika masa kontrak habis dan tawaran Red Bull lebih menggiurkan, livery legendaris Honda Repsol akan jadi Honda Red Bull.

Kapan? time will tell

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan