Review Pengguna Toyota Calya Tipe G M/T

Toyota Calya adalah MPV berbasis mobil LCGC Toyota Ayla. Toyota Calya mengusung mesin Dual VVT-I dengan kapasitas 1.197 cc tersedia dalam varian sistem transmisi otomatis dan manual. 1.197 cc dengan 4 silinder. Mesin 4-silinder segaris ini sudah mengusung teknologi Dual VVT-i yang mampu menghasilkan semburan tenaga 88 Ps setiap putaran 6.000 rpm dan mampu mencapai torsi maksimum hingga 11 Kgm pada putaran 4.200 rpm.

Daya tarik utama MPV LCGC ini adalah kapasitas penumpang yang bisa memuat 7 orang dan menawarkan interior kabin yang lega, tidak berdesakan. Toyota Calya ini juga hadir dengan beberapa varian, yaitu E MT, G MT, E AT, dan G AT.

Secara fisik Toyota Calya ini memiliki dimensi dengaan panjang 4.070 mm, lebar 1.655 mm, tinggi 1.600 mm dengan jarak sumbu rodanya 2.525 mm dan ground clearance 180 mm, lumayan tinggi.

Suspensi depan, Toyota Calya mengusung suspensi MacPherson dan yang belakang menggunakan Semi Independent Torsion Beam, pada kedua bagian dilengkapi pier ulir. Diklaim aman meredam kejutan.

Ukuran velg ban terbilang kecil, berdiameter 14inchi. Sistem rem pada bagian belakang menggunakan sistem tromol sedangkan bagian depan sudah cakram. Pada tipe tertinggi sudah disediakan fitur anti slip, ABS.


Bagaimana testimoni konsumen pada mobil ini? berikut ini testimoni dari M Didik R Wahyudi soal mobil ini di Grup FB Calsic, Calya Sigra Club.


Review calya G M/T. Pemakaian dalam kota, belum sempet ke luar kota.
1. Posisi mengemudi lumayan nyaman.
2. Kabin senyap gak sebrisik review bbrp orang di internet
3. Paling gak enak oper gigi 1 ke 2. Tenaga ngempos. Solusi harus injak gas lebih dalam spy gak ngempos. Pindah gigi 2 ke 3 ke 4 dan ke 5 lumayan nyaman.
4. Otomatis AC jika nyala atau mati (magnet ac) lumayan kerasa perubahan tenaganya.
5. Rasio gigi pendek. Kalau mau main rpm eco drive harus sering2 oper gigi keatas.
6. Tarikan mantap. Nanjak deket rumah bisa gigi 2 tanpa ancang2 dan ac nyala
7. Siang terik panas, ac kurang dingin. Harus stel sampai minimal 3 strip. Posisi blower ac no 2 lumayan berisik. Kipas yg berperan sbg ‘blower’ atas yg narik udara dingin dr depan ke belakang lumayan berisik.
8. Konsumsi bbm rata2 antara 13-15km/liter untuk posisi dalam kota.
9. Posisi telapak kaki ke pedal gas dan kopling enaknya diujung kaki. Klo agak ketengah telapak kaki sering mentok
10. Sound system OK.
11. Hand rem kurang nyaman. Apalagi klo narik ke atas utk ngerem. Harus rada “ngrogoh” kebawah

Kisaran harga Calya 132-145 juta rupiah untuk varian E Manual dan E otomatis. Sementara itu, harga Toyota Calya untuk varian G Manual dan G otomatis dibanderol dengan kisaran Rp 138 jutaan – Rp Rp 150 jutaan.

Pilihan di tangan anda.

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan