Penelitian Membuktikan Banyak Yang Beli Mobil Baru Untuk Ngojek

Layanan transportasi berbasis online seperti GoCar, Uber atau GrabCar telah dimanfaatkan banyak orang untuk membeli mobil secara kredit dan cicilanya dibayar pendapatan dari ngojek. Mereka mayoritas adalah generasi milenal yang memiliki pola pikir bahwa mereka harus mencari pekerjaan sampingan.

Perusahaan riset pasar bernama Mintel. Dalam risetnya, sebagaimana dikutip dari Washington Post, ditemukan bahwa 15 persen pembeli mobil berusia muda di Amerika Serikat (AS) membeli kendaraan dengan maksud untuk menjadi pengemudi layanan transportasi online. Angka ini mungkin bisa lebih besar di Indonesia.

Dalam riset ini, generasi milenial kebanyakan adalah mereka yang lahir antara tahun 1980 sampai 2000.


Hasil riset juga menyebut bahwa bahwa fenomena beli mobil kredit untuk ngojek buat pekerjaan sampingan dikarenakan makin mahalnya biaya hidup. Di zaman ini terutama harga rumah mencapai angka tertinggi dan masih ditambah dengan muncul biaya koneksi data yang telah menjadi bagian dari kebutuhan pokok. Ini yang membuat mereka ingin mencari penghasilan tambahan.


Selain soal tren pembelian mobil, riset ini juga menemukan bahwa 84 persen dari pembeli mobil muda kurang peduli terhadap teknologi dan fitur keselamatan baru yang ditawarkan pabrikan. Mereka melihatnya sebagai faktor yang kurang penting.

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan