Kendaraan Listrik Tak Akan Mampu Gantikan Kendaraan Bensin

Kendaraan berbahan listrik makin banyak dan perkembanganya makin cepat. Lalu muncul anggaoan bahwa di masa mendatang kendaraan jenis ini bisa menggantikan kendaraan berbahan bakar minyak. Kendaraan BBM sering dianggap boros tidak ramah lingkungan dan kotor.

Namun data dari Facts Global Energy (FGE) yang dilansir autoexpress.co.uk, menyatakan bahwa mayoritas mobil baru di dunia masih tetap menggunakan mesin konvensional bahkan sampai dua puluh tahun ke depan.

Pada 2040 akan ada 1,8 miliar unit mobil yang terjual. Dari angka ini, hanya 10 persen saja yang bertenaga listrik.


Menurut riset itu, ini karena pengembangan mobil atau motor teknologi listrik sangat lambat. Pabrikan otomotif juga tidak terlalu agresif mengembangkan kendaraan berbahanbana lr menawarkannya terlalu banyak.


Harganya juga lebih mahal karena ongkos produksi baterai yang sulit ditekan.

Sebab lainnya yang tertera dalam laporan tersebut adalah masyarakat belum terlalu percaya dengan kinerja kendaraan listrik. Mereka menganggap akan cukup merepotkan jika daya jelajah kendaraan rendah, sementara stasiun pengisiannya masih kurang.

Terakhir, laporan tersebut mengatakan bahwa pasar yang akan jadi penentu adalah Asia. Di sini, permintaan terhadap kendaraan bensin sangat tinggi, sedang listrik sangat rendah padahal daya beli mereka akan menjadi yang terbesar di dunia pada 2020.

4 Komentar

Tinggalkan Balasan