Pengendara Sepeda Motor Masih Menjadi Yang Paling Banyak Melanggar Lalu Lintas

Pengendara sepeda motor masih menjadi yang paling tidak tertib lalu lintas di jalan raya. Data dari Dirlantas Polda Metro Jaya menunjukkan jika pelanggaran lalu lintas pengendara sepeda motor meningkat 21,34 persen (Februari 53.020 pelanggar dan Maret 64.236 pelanggar) lalu diikuti pengemudi mikrolet meningkat 14,19 persen (Februari 5.222 pelanggar dan Maret 5.963 pelanggar).

Kasubdit Bin gakkum Dirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto mengatakan, pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan pada Maret 2017, dibandingkan Februari 2017, secara kuantitatif terjadi peningkatan sebesar 19,53 persen.

“Pada Februari 2017, tilang 69.187 pelanggar, sedangkan teguran 16.337 pelanggar. Sedangkan Maret 2017 jumlah tilang 82.702 pelanggar dan teguran 56.994 pelanggar,” jelas Budiyanto dalam keterangan resminya Senin (3/4/2017)

Sedangkan untuk profesi pelanggar, peringkat pertama karyawan swasta dengan peningkatan 26,17 persen, pengemudi meningkat 24,03 persen. Sementara untuk pelajar atau mahasiwa, justru turun 7,6 persen.


Jika dilihat dari pendidikan, peringkat pertama SLTA dengan tren peningkatan sebesar 16,17 persen, Akademi peringkat kedua dengan tren peningkatan 8 persen.


“Dari data ini, diharapkan semua bisa tergerak, mulai dari stakeholder, media, dan masyarakt untuk tergerak mengambil perannya sesui dengan kapasitas dan tanggung jawabnya masing-masing,” pungkas Budiyanto.

Tinggalkan Balasan