Mengaku Kram, Sopir Perempuan Hantam Motor Dan Mobil Saat Antar Anaknya Ke Sekolah

Pagi hari di jam berangkat sekolah, kecelakaan parah terjadi di perempatan Ngabean, Jl. Ahmad Dahlan, Kota Yogyakarta, di depan MAN 2 Yogyakarta. Sebuah mobil Kia Picanto yang dikendarai seorang Ibu yang tampaknya hendak mengantarkan anaknya ke sekolah,  menabrak sebuah motor dan beberapa mobil yang sedang berhenti di lampu merah dari arah berlawanan.

Akibatnya seorang pria paruh baya pengendara Yamaha Mio yang baru mengantarkan anaknya ke sekolah luka parah dan segera dievakuasi ke RS PKU Muhammadiyah yang tak jauh dari lokasi. Tampak juga Toyota Fortuner dan beberapa mobil di belakangnya juga rusak karena kuatnya benturan.

Dari dalam mobil KIA Picanto, anak pengemudi mobil tampak menangis ketakutan karena kecelakaan ini.

Menurut beberapa kesaksian netizen di group facebook Info Cegatan Jogja:


  • Kronologi kejadian, mobil picanto berjalan dari arah selatan mau ke timur, pengemudinya ibu2 pakai jilbab, itu keadaan lampu hijau, terus tiba2 katanya kakinya ibu2 mengalami kram, soalnya mau kemoterapi di pku.
  • Karena kaki kram maka kaget dan nginjak gas, terus menabrak bapak2 pengendara motor mio yang sedang berhenti, sampai2 motor mio masuk kolong mobil picanto, bapaknya terlempar ke kiri, dengan kondisi kaki remuk.
  • Terus mobil picanto tetap melaju dan menabrak mobil fortuner hitam, sampai ke banting ke kiri, dan body belakang fortuner nyenggol mobil ertiga putih di belakangnya.

Nagh disini pentingnya tes kesehatan saat mengurus sim. Jika mempunyai riwayat stroke, seharusnya SIM-nya sudah tidak boleh lagi diperpanjang oleh Polisi. Namun apa daya, tes kesehatan cuma sekedar formalitas dalam pengurusan sim.


Cuma diukur tinggi badan, berat badan dan tes mata saja.

 

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan