Meski Mahal Di Awal, Biaya Operasional Kendaraan Listrik Lebih Murah

Meski lebih mahal, namun mobil listrik memiliki biaya perawatan dan operasional yang lebih murah. Ambil contoh Mobil listrik Tesla Model X yang baru saja dipasarkan di Indonesia dengan harga 2,3 Milyar. Meski mahal namun operasional mobil ini lebih murah.

“Tesla Model X ini 75 kWh, dan di rumah mewah 1 kWh ini sekitar Rp 1.500. Jadi, untuk mengisi full baterai Tesla Model X hanya butuh Rp 130 sampai Rp 150 ribu,” jelas Rudy Salim, Presiden Direktur Prestige Image Motorcars saat berbincang dengan wartawan di Pluit, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Dengan baterai terisi penuh, Tesla Model X ini bisa menempuh jarak hingga 350 Km. Jika dibandingkan dengan mobil konvensional, mesin bensin atau diesel dengan bahan bakar non-subsidi bisa sampai Rp 500 ribu. “bedanya sangat jauh kan, Rp 150 ribu dengan Rp 500 ribu,” tambahnya.


Selain keuntungan dari pemilihan bahan bakar, mobil listrik juga tidak susah dalam hal perawatan. Karena tidak memiliki mesin, mobil listrik ini tidak perlu ganti oli dan filter oli.


“Perawatannya hanya update software secara berkala, dan tinggal koneksi wifi. Kalau ada kerusakan atau masalah, juga diinformasikan langsung oleh indikator di mobil. Jadi tidak perlu repot-repot,” pungkas Rudy.

Sementara itu, selain masalah harga dan perawatan, di Indonesia juga belum terdapat infrastruktur mobil listrik. Dan hal tersebut yang menjadi faktor yang membuat perkembangan mobil listrik atau hybrid di Indonesia seperti jalan di tempat.

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan