Pengalaman Sidang Tilang Di Kejaksaan Negeri

Sebenarnya mimin malu nih mau cerita, tapi ya mau gimana lagi ya gan, buat pelajaran dan informasi bagi agan-agan jika kena tilang lalu sidang. Jadi ini sebenarnya dosa besar bagi mimin, kata kitab suci “Termasuk dosa besar adalah menasehati orang tentang hal yang tidak kamu lakukan”

Selama ini mimin sering nulis tentang pentingnya taat berlalu lintas, mematuhi rambu dan marka jalan. Eh mimin sendiri pas mudik kemarin ketangkep basah sama Pak Polisi melanggar marka jalan di hutan Ngawi. 🙁 yaa akhirnya kena tilang dan harus sidang di Kejaksaan Ngawi.

Lebih mudah pakai E-Tilang
Jadi bila anda kena tilang, bisa dengan mudah bayar BRI atau atm senilai denda maksimal, biasanya 500rb. Lalu bukti pembayaran diberikan pada polisi yang telah menilang anda.

Setelah nanti ada keputusan pengadilan. Biasanya keputusan final denda antara 50rb – 100rb. Maka sisa uang dari 500rb yang disetorkan ke BRI akan ditransfer balik.
Nahh kemarin saya kena tilang di tengah hutan Widodaren Ngawi. Pas Hari Sabtu dan jauh dari ATM. Yo wiss akhirnya sidang di Kejaksaan negeri Ngawi seminggu setelahnya.

Saya tiba di Kejaksaan Negeri Ngawi jam 07.35 WIB. Langsung diarahkan ke ruang bagian tilang di belakang. Ternyata berkas barang sitaan tilang untuk hari ini belum tiba, baru dikirim jam 08.00 dari Pengadilan Negeri.


Kantor sepi dan enggak antri. Mungkin karena saya datangnya paling pagi yaa

Jam 07.45 berkas datang, saya langsung dipanggil, nyerahin slip biru ke petugas loket. Lalu SIM diserahkan dan bayar denda 50.000

Wiss gitu tok! lhoo kok penakk eh cepatt
:mrgreen:

Masih sepi pas mimin tiba


Walau slip biru tetap bisa milih sidang kok

4 Komentar

1 Trackback / Pingback

  1. E-Tilang Bikin Warga Kaget, Karena Harus Bayar Denda 1 Juta – roda2blog.com

Tinggalkan Balasan