Kereta Api Super Cepat Hyperloop One Lolos Uji Coba, Kecepatan 1200KM Per Jam

Sebuah upaya menciptakan Kereta Api tercepat di dunia sedang dilakukan di negeri Paman Sam. Proyek bertajuk Hyperloop One ini diharapkan bisa mencapai kecepatan 1200KM/jam, melebihi kecepatan pesawat Boeing di udara yang mencapai 900KM/jam. Purwarupa Hyperloop One telah berhasil menjalani uji coba di fasilitas uji coba Hyperloop di gurun pasir Nevada, Amerika Serikat. 

Seperti dilansir theverge.com uji coba tersebut dilaporkan sukses oleh Hyperloop One melalui akun Twitter resminya pada Rabu kemarin. Meski dalam uji coba tersebut prototype Hyperloop One “hanya” berhasil menembus kecepatan 70 mil per jam atau sekitar 112,6 kilometer per jam. 

Namun bagi perusahaan pengembang Hyperloop, yang terpenting dalam uji coba kali ini adalah tidak ada kesalahan atau kegagalan pada sistem sehingga mereka telah melangkah ke arah yang benar. 


Co-founder Hyperloop Josh Giegel dan Shervin Pishevar mengatakan dalam press release mereka telah berhasil mengendalikan propulsi dan levitasi kereta Hyperloop One dalam lingkungan kedap udara.


Keduanya menyebut keberhasilan ini sebagai “kitty hawk” bagi perusahaan. Kata “kitty hawk” sendiri merupakan sebutan untuk uji coba pesawat pertama yang dilakukan oleh Wright Bersaudara pada 1903. Setelah kesuksesan ini, Giegel, Pishevar, dan timnya bersiap untuk menyempurnakan sistemnya dengan harapan Hyperloop One dapat menembus kecepatan 250 mil per jam atau 402,3 kilometer per jam.
Hyperloop sendiri merupakan salah satu jenis kereta magnetic levitation (maglev) yang konsepnya bisa dibilang beda dari maglev pada umumnya. Jika kereta maglev biasa kebanyakan beroperasi di jalur terbuka, Hyperloop beroperas pada jalur yang tertutup layaknya sebuah tabung. Tabung tersebut menggunakan teknologi maglev dan propulsi elektromagnet yang digunakan untuk menggerakkan kereta.

Meski masih dalam tahap pengembangan, nama sejumlah negara digadang-gadang sebagai tempat pertama untuk beroperasinya Hyperloop selain Amerika Serikat. Negara tersebut diantaranya adalah Kanada, Australia, Afrika Selatan, Meksiko, Korea Selatan, Israel, dan Argentina. Nama Indonesia juga diwacanakan sebagai tempat beroperasinya Hyperloop.

Tinggalkan Balasan