Pertamini Meledak, 2 Pemiliknya Terbakar 

Pertamini atau Pom Mini kembali terbakar. Kali ini di Dusun Kemuning Desa Tiru Kidul Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri meledak dan terbakar, Minggu petang (6/8/2017). 2 orang mengalami luka bakar serius yaitu operator sekaligus pemilik pom mini.

Inilah bahaya dari Pom Mini, cadangan BBM hanya disimpan di dalam drum/tabung di bawah mesin. Jika terjadi arus pendek listrik ya bablas meledak.

Menurut saksi di lokasi kejadian, Azizatul Karimah (28 tahun), sesaat sebelum terbakar terlihat pemilik sedang mengisi bahan bakar jenis pertalite ke tangki penyimpanan. Tiba-tiba terdengar suara ledakan dan membakar alat pom mini tersebut.

Stok BBM disimpan di dalam mesin, jika tersambar arus listrik, yo ambyarr

“Sebelum terbakar saya melihat ada jurigen berisi bbm di sekitar alat pom mini. Kemungkinan sedang diisi oleh pemiliknya. Kemudian saya mendengar suara minta tolong, ternyata sudah terbakar,” kata Azizatul Karimah.


Dengan cepat api langsung membesar dan membakar alat pom mini sekaligus 2 orang pemilik dan anaknya. Keduanya yakni pemilik Indah Dwi Utami (44 tahun) dan Sasa (21 tahun) anak dari pemilik pom mini.

Melihat terjadinya kebakaran, warga sekitar lokasi berupaya memadamkan api dengan menimbun menggunakan pasir basah. Sekitar 30 menit kemudian api bisa dipadamkan dan kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Wahyu Husada Desa Tiru untuk mendapat perawatan medis. (sumber: agtvnews.com)


Di sini juga masalah lagi, Pom Mini juga tidak dilengkapi alat pemadam kebakaran padahal dia menyimpan bbm dalam jumlah banyak. Jika tidak segera dipadamkan akan jadi terulang kasus di Ponorogo yang membakar pasar. 

Tinggalkan Balasan