Restorasi Suzuki Hayate, Masih Mau Bilang Spare Part Suzuki Mahal?

Bulan Ramadhan kemarin mimin berhasil mendapatkan buruan sebuah Suzuki Hayate. Produksi tahun 2011 tapi baru jalan STNK tahun 2015. Ibarat kata, perawan tua nih.

Yang namanya motor matik, usia pemakaian 3 tahun tentunya sudah minta jajan macem-macem terutama sektor penggerak roda, CVT.

Dari pengecekan mimin, si neng Yate ini punya beberapa PR. 

Nah, selama ini mitosnya Suzuki itu mahal spare partnya dan juga susah katanya. Mossok sih? 

Ternyata enggak tuh. Di bengkel resmi Suzuki masih mudah didapat kok, cuma ya memang harganya lebih mahal. Dan ini berlaku gak hanya Suzuki. Hampir semua merek motor juga gitu, hanya karena kemasan “Genuine Part” harganya bisa beda naik.

Misal vanbelt, produsen Vanbelt motor itu klo gak Bando ya Mitsuboshi. Jika beli yang sudah ada cap “Suku Cadang Asli” harga bisa naik 2kali lipat dibandingkan beli yang kemasan langsung merek Bando atau Mitsiboshi.


Mekaniknya bukan anak PKL sob

Solusinya, mimin belanja di Bukalapak.com di sini semua spare part Suzuki Hayate komplit ada tersedia. Takut kena ongkos kirim? manfaatin dong promo kupon diskon, terutama kupon yang versi buka dompet dijamin bisa ngurangin biaya ongkos kirim.


Contoh transaksi di Bukalapak.com dengan vocer diskon.

Berikut ini total belanja restorasi di Hayate

  1. Van Belt : 73.800 (+ongkir)
  2. Box Filter CVT : 137.000 (+ongkir)

  3. Roller : 76.000

  4. Kones : 80.000
  5. Bohlam 2biji : 50.000
  6. Mika Speedometer : 40.000
  7. Hand Grip kanan : 35.000
  8. Selang udara cvt : 55.000
  9. Filter Oli : 11.000
  10. Ongkir no 3-9 : 13.600
  11. Biaya servis dan pemasangan spare part : 35.000
  12. Ban Tubeless Corsa S22 : 160.000

Total : 756.400 rupiah.
Gimana mas bro? apakah suku cadang Suzuki mahal? enggak juga kan?

Note: beli motor bekas memang kudu siap biaya buat restorasi. Tapi masih lebih murah kok dibandingkan biaya pajak motor baru. 

3 Komentar

Tinggalkan Balasan