Viar Gandeng PLN Untuk Buat Aplikasi dan Stasiun SPLU

FOTO: TRIBUNNEWS/SYAHRIZAL SIDIK

PT PLN terus menggali potensi pengembangan infrastruktur untuk kendaraan berbahan bakar listrik.
Rabu (23/8/2017) kemarin PLN mendapat paparan tentang kesiapan produsen kendaraan Viar terkait pembangunan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU).

Leo Basuki, Anggota Tim Mobil Listrik PLN menyatakan, pihaknya sudah diundang oleh produsen motor Viar untuk mempresentasikan kehandalan dan keberadaan SPLU. PLN mengklaim sudah membangun 542 titik SPLU.

“Mereka akan membuat semacam aplikasi bagi pengendara motor listrik Viar, supaya bisa tahu keberadaan SPLU terdekat,” kata dia, Rabu (23/8/2017).

Kehandalan SPLU yang saat ini ada sudah lebih dari cukup mengisi ulang daya (charging) motor listrik dalam waktu 4 jam. Sebab, motor full charfing ini hanya membakar daya 3,5 kWh dengan jarak tempuh yang bisa dicapai 80 km.

Adapun kapasitas SPLU mencapai 5.500 volt ampere dan bisa ditingkatkan dayanya mencapai 11.000 volt ampere. “Viar juga sudah ada komunitas eletric Viar. Harapannya mereka bisa mensosialisasikan kendaraan listrik ini,” imbuh dia.

Sesuai riset yang dimilikinya, Leo bilang, keraguan masyarakat tentang kendaraan listrik adalah infrastruktur SPLU, berapa lama pengisian, dan jarak tempuh kendaraan.


“Jadi kalau mengisi motor listrik itu ditinggal, karena isinya di tempat parkir atau di mall, begitu full dia berhenti sendiri,” ungkap dia.

Adapun soal jarak tempuhnya juga sangat jauh yakni bisa 80 km hanya dengan mengisi 3,5 kWh. Namun memang yang mesti diperhatikan adalah usia batre di dalam motor listrik yang hanya 2 tahun.

Tapi jangan takut, Viar siap menyediakan batre pengganti jika mati.

Leo juga berharap bahwa dengan kehadiran motor listrik dari produsen bisa melecut semangat bagi pengembang menyediakan parkir khusus motor listrik/mobil listrik. Sebab dengan begitu mereka juga mendukung kebersihan lingkungan.

“Tahun ini akan kami tambah menjadi 1.000 SPLU. Kami berharap ada kolaborasi dengan perkantoran dan mall untum menyiapkan SPLU itu,” ungkap dia. Asal tahu saja untuk mencapai 1.000 SPLU itu, PLN sudah menyiapkan dana Rp 7 miliar. Adapun investasi satu SPLU itu Rp 7 juta per unit.


Sumber: tribunnews.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan