Tidak Sesuai Standar, Pabrik Mobil Nissan Digerebek Pemerintah

Pabrik mobil Nissan Motor Co. digrebek karena dicurigai tidak sesuai standar industri. Dalam inspeksinya pihak berwenang ternyata mendapati bahwa mobil-mobil buatan Nissan antara tahun 2014-2017 tidak sesuai standar industri dan tidak dilakukanpengecekan atau inspeksi akhir kendaraan dengan benar.

Diberitakan Reuters, Rabu (4/10/2017), Kementerian Transportasi Jepang langsung menggeruduk dua pabrik Nissan. Penggerebekan dua pabrik Nissan ini merupakan bagian dari penyelidikan terhadap inspeksi kendaraan yang tidak sah. Nissan mengonfirmasi bahwa pemerintah Jepang mendatangi dua pabrik Nissan, yaitu pabrik Tochigi dan Kyoto Autoworks.

“Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan (dengan bantuan pihak ketiga) terhadap masalah inspeksi kendaraan ini di pabrik kami,” kata juru bicara Nissan, Nick Maxfield. 

Dua orang sumber yang mengetahui masalah ini berbincang dengan Reuters dan menyebut bahwa penggerebekan ini menunjukkan nama-nama teknisi bersertifikasi dicatut pada dokumen inspeksi kendaraan. Padahal, pemeriksaan kendaraan tidak dilakukan oleh teknisi yang bersertifikat.


“Mungkin saja ini terjadi di beberapa atau semua pabrik,” kata sumber itu yang menolak disebut namanya.


Akibat masalah ini, Nissan harus menarik kembali 1,2 juta unit mobil yang sudah beredar di Jepang. Penarikan 1,2 juta unit mobil Nissan di Jepang ini dilakukan untuk memeriksa kembali mobil yang diproduksi antara Oktober 2014 sampai September 2017.

Tinggalkan Balasan