Motor Listrik Diusulkan Bebas Pajak dan BBN, Bisa Turun Harga 2Jutaan

Salah satu beban harga jual motor ke tangan konsumen Pajak dan biaya-biaya legalitas lain, salah satunya biaya balik nama (BBN). Jika dua komponen biaya ini dihilangkan, maka harga jual ke tanhan konsumen bisa turun. 

Nahhh, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengusulkan agar motor listrik mendapat keringanan tersebut bebas pajak dan bea balik nama. Dengan begitu, harga motor ramah lingkungan ini bisa bersaing dengan motor konvensional atau bensin demikian seperti dilansir media liputan6.com

Usulan tersebut nantinya diharapkan bisa masuk dalam Peraturan Presiden (Perpres) tentang kendaraan listrik di Indonesia yang sedang digarap.


“Jadi gini, sebenarnya nanti juga ada dalam Perpres juga ada, saya kira Menteri Keuangan (Sri Mulyani) setuju. Ini mestinya pajak kendaraan bermotor dibebaskan, dengan bea balik nama,” jelas Jonan saat berbincang dengan wartawan di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Lanjut Jonan, dengan bebasnya pajak kendaraan serta bea balik nama, maka harga motor listrik ini sudah bisa kurang Rp 2 juta. “Jadi, tanya Menteri Keuangan mendukung tidak (penghapusan pajak dan bea balik nama motor listrik),” tambahnya.

Jika benar, maka harga motor Viar Q1 yang sekarang di kisaran 16jutaan maka bisa turun ke harga 14jutaan. Apakah menarik? lebih murah sih dari matik kelas paling bawah, tapi selisih harga belum signifikan.


Sementara itu, ketika ditanya perkembangan peraturan Presiden terkait kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air, Jonan mengatakan saat ini draft Perpres tersebut masih di Sekertaris Kabinet. Untuk bisa menjadi peraturan, masih akan dibahas lebih lanjut.

“Perpres sudah kami kirim ke Sekretaris Kabinet, kita masih menunggu untuk pembahasan. Ini dukungan pemerintah meningkatkan penggunaan kendaraan listrik,” pungkas Jonan.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan