Dibeli Geely China, Proton Akan Ganti Nama Jadi Bao Teng

Proton si merek mobil Nasional asal negeri jiran Malaysia sebentar lagi akan segera almarhum. Sudah sejak lama Proton dihantui dengan kerugian karena mobil-mobil produksi mereka tidak laris di pasaran termasuk di dalam negeri.

Kran investasi asing yang dibuka besar-besaran oleh Perdana Menteri Najib Razak telah membunuh industri mobil nasional Malaysia yang dulu selalu diproteksi sejak lahir di era Dr. Mahatir Muhammad.  Bakan proses kematian si Proton ini, Dr. Mahatir Muhammad yang menjabat sebagai komisaris dipecat oleh Najib Razak.

Pada 24 Mei 2017, setelah melalui banyak penawaran, saham kepemilikan Proton akhirnya dibeli olehh Zhejiang Geely Holding sebesar 51% sisanya dikuasai oleh Lotus dan Etika Automotive berhad.


Karena Geely menjadi pemegang saham mayoritas di Proton makanya dia berhak mengganti nama Proton dengan merek yang lebih men-china-i eh menjiwai lagi, yaa mirip seperti akuisisi Indosat oleh Qtel Qatar yang akhirnya diganti menjadi ooredoo.

Nah, CEO Perusahaan Otomobil Nasional (Proton) yang baru, Li Chunrung telah menyiapkan nama Bao Teng untuk mengganti merek Proton.

Statemen tersebut diucapkan langsung oleh Li Chunrung dihadapan pertemuan pengusaha Malaysia-China ke-7 25/11/2017. Dia mengklaim bahwa selama ini, orang China di Malaysia sudah biasa menyebut mobil Proton dengan “Bao Teng” .

Bao Teng sendiri secara artinya adalah benda, namun etnis China di Malaysia memang sering menyebut kereta Proton dengan kereta Bao Teng yang dilafalkan dengan “pu teng”.

Seandainya masuk di pasarin ke Indonesia lagi, yaa setidaknya merek “Bao Teng” masih terdengar familiar dibandingkan dengan Proton yang diplesetkan Protol ataupun Mobil Geely, yang dibaca aja gelii. hehehe

Sumber: milosuam.net

 

 

 

 

 


 

1 Komentar

Tinggalkan Balasan