FleetSight Telkomsel Alat Wajib Punya Untuk Pengusaha Rental Mobil, Bisa Pantau Posisi Mobil

Onboard Diagnostic (OBD) Telkomsel FleetSight yang dipasang di mobil. Tentu masangnya di tempat yang aman yaaa

Usaha bisnis rental sangat rawan tindak penggelapan mobil. Bahkan dipasangi GPS sekalipun tidak belum menjamin aman karena tidak real time datanya. Nah, kali ini telkomsel menghadirkan solusi untuk mengecek armada kondisi dan posisi kendaraan secara real time melalui solusi Internet of Things (IoT) yang bernama FleetSight.

Dengan solusi ini, perusahaan pemilik armada mobil/bus/truk bisa memantau perjalanan kendaraannya secara real time.

Cara kerjanya, yaitu terdapat alat Onboard Diagnostic (OBD) yang bisa dipasang di kendaraan. Dengan OBD terpasang, maka data-data seperti lokasi, kecepatan, dan sebagainya bisa dipantau diakses secara langsung.

Misalnya ada penyewa kendaraan dengan rute Jogja-Solo, lha kok tiba-tiba melenceng ke semarang, maka pengusaha rental segera memperingatkan si penyewa mobil tentang kontrak sewa. Jika tetap melawan laporin aja ke polisi untuk ditindak atau ke komunitas pengusaha rental biar diamankan.

“Perusahaan bisa memantau setiap waktu kendaraannya ada dimana,” ujar Arief T. Hermawan, GM Fleet Management Telkomsel di acara peluncuran FleetSight di Jakarta, Senin (27/11/2017).

Lebih lanjut dijelaskan Arief, pengguna layanan FleetSight bisa mengetahui kapan kendaraan dalam kondisi mati, hidup namun idle(diam di tempat), atau sedang berjalan. Kecepatan kendaraan pun bisa dipantau.

Berbagai parameter pun bisa diatur, seperti batas kecepatan kendaraan, rute kendaraan, dan batas lokasi atau yang disebut geofencing.

“Jika kendaraan keluar dari geofencing yang sudah diatur, maka akan kelihatan dan ada peringatan,” kata Arief.

Dengan solusi demikian, diharapkan teknologi ini bisa mengatasi perilaku sopir-sopir nakal atau konsumen rental yang berniat jahat yang bisa saja keluar dari jalur atau area yang sudah ditentukan, atau ngebut ugal-ugalan di jalan.

Sementara Vice President Internet of Things (IoT) Telkomsel, Marina Kacaribu menjelaskan, solusi FleetSight juga bisa memberikan data yang bisa diolah untuk melakukan penghematan pengeluaran, seperti pengeluaran untuk BBM kendaraan.

Menurut Marina, dari studi kasus yang telah dilakukan, FleetSight bisa mengurangi pengeluaran BBM sebesar 20 hingga 30 persen. Selain pengeluaran BBM, perusahaan juga bisa memantau atau memprediksi pengeluaran untuk kebutuhan perawatan kendaraan.


Ke depannya, Marina mengatakan, solusi fleet management dari Telkomsel ini akan dikembangkan lebih lanjut dengan fungsi-fungsi tambahan, seperti kemampuan streaming video, atau akses dari sisi pengemudi.

Jika saat ini FleetSight masih bersifat satu arah, maka ke depannya bisa dikembangkan menjadi dua arah, dimana akses atau input informasi bisa dilakukan dari sisi pengemudi di lapangan.


“Nanti misalnya di daerah yang challenging, driver bisa punya gateway (akses) mengirim laporan atau update kondisi,” pungkas Marina.

Tinggalkan Balasan