Bantu Ibu, Sepulang Sekolah Dimas Jualan Roti Sambil Bersepeda

Dimas Surya Suprana, siswa kelas 4 SD yang masih berusia 10 tahun menarik simpati banyak netizen. Setiap sore sepulang sekolah, dia mengayuh sepedanya menjajakan roti untuk membantu ekonomi keluarganya.
Sepulang sekolah biasanya Dimas menjajakan kue untuk biaya sekolah dan memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

Kue itu hasil buatan ibunya dan sebagian juga mengambil dari orang_lain untuk dijualkan agar mendapatkan laba.

Setiap hari sepulang sekolah, antara pukul 13.00-18.30 Dimas berkeliling menjajakan rotinya, biasanya dia juga mangkal untuk berjualan di depan Alfamart Bejijong, Trowulan, Mojokerto.

Tak ada kata menyerah baginya, meskipun cuaca panas, angin dan hujan, Dimas tetap berangkat jualan kue. Saat kemarin difoto, Dimas tampak hanya mengenakan jaket untuk melindungi tubuh kecilnya dari hawa dingin musim hujan.


Dimas tinggal di sebuah rumah kontrakan di Trowulan, Mojokerto bersama dua orang adiknya Anjani Putri Harianti dan Anjani Novia Anggraini. Ibunya bernama Titin Yunani. 
Kondisi kontrakan keluarga ini jauh dari layak. Sangat sederhanan dan hampir roboh bagian belakanngnya. Di RT 04/04 Desa Bejijong, Trowulan, Mojokerto. 

Info tentang Dimas ini kali pertama diunggah oleh Irawan ds. Menarik simpati banyak netizen melalui kolom komentar. 

Banyak diantara mereka yang membesarkan hati Dimas, agar jangan berkecil hati terus bersemangat.
“Semangat ya sayang..onty jg pernah merasakan apa yg kamu rasakan…insyallah nanti kamu jadi orang yg sukses,,ttp semangat berbakti sama ortu gk perlu gengsi yg penting halal!!..mudah2an selalu diberi kesehatan dan kelancaran rezeki ya cah bagus ..aamiin..😊” tulis akun Facebook Naura Yonico.


“masa dulu yg pernh q rasakan berjualan roti goreng turut pasar.semoga jadi orang sukses dan bisa bahagiain ibunya.amiiiin” tulis akun Marcelo Yahya.

“Saya dulu sewaktu masih SD juga jualan sambil sekolah. Saya bawa jajanan gorengan buatan emak dan termos es lilin ke sekolah. Saat istirahat tak jual ke kawan kawan. Juga bawa buku tulis, potlot sama sampul buku untuk dijual.Hasil jualannya utk bantu emak dan bapak dan sebagian untuk biaya sekolah. Terus semangat ya nak, semoga kelak menjadi anak yang sukses” tulis Bu Siti Muarofah.

Semangat nakk, teruslah mengayuh sepedahmu menjemput rezki, karunia dan berkah ilahi. 

Tinggalkan Balasan