Ngaku Anggota Brimob, Debt Colector Ditembak Polisi Setelah Merampas Motor

Posisi Debt Collector itu serba salah gan. Di satu sisi mereka butuh pekerjaan butuh pekerjaan untuk bertahan hidup, di sisi lain banyak nasabah pengkredit motor yang nakal.

Kalau ketemu orang kredit macet terus kayak mas Karyo dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan sih gak masalah, tapi kadang you know laghh. Lebih galak yang ngutang daripada yang nagih.

Seorang Debt Collector bernama Panji, 25 tahun, warga desa Muneng Leres, Sumberasih, Probolinggo, yang pada Sabtu Sore kemarin, 16-12-2017 meringis kesakitan saat kakinya didosr oleh polisi. Timah panaspun bersarang di kaki kirinya.

Gara-garanya, si Panji ini dalam beraksi menagih hutang ke nasabah, berpakaian anggota brimob dan membawa senapan api laras pendek. Yaa mungkin maksudnya untuk menakut-nakuti biar nasabah lancar membayar atau menyerahkan motornya.


Nasib apes dialaminya kemarin, saat beraksi bersama rekannya yang bernama Aldi, 25 yang merupakan warga Banyuwangi. Saat beraksi ia dikabarkan ngaku jadi brimob dan membawa senjata Api. Ketika itu seorang warga Probolinggo bernama Fani 33 melaporkan ke polisi bahwa motornya dirampas pelaku yang ketika itu berpakaian Brimob lengkap dan bawa senjata api laras pendek. Ya kontan korban ketakutan lalu menyerahkan motornya.


Kontan polisi langsung melakukan pengejaran dan singkat cerita menurut radar bromo, dua pelaku ditangkap, saat mobil yang mengangkutnya berhenti di lampu merah yon Zifun 10, pelaku berusaha buka pitu dan kabur. Polisipun langsung duorrrrr!

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota APK Pujiyono mengatakan jika Panji adalah Debt Collector yang selalu mengenakan seragam Brimob Polri saat melakukan penagihan ke nasabah yang menunggak cicilan motornya. Tak segan dia akan menakuti konsumen dengan senjata api untuk merampas motor nasabah.

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan