Moto E, Kelas Baru di Balapan MotoGP mulai 2019

Hasrat Dorna Sports, EO-nya MotoGP untuk menggelar balapan motor listrik akan segera terkabul tahun 2019. Kelas baru itu nantinya disebut MotoE dan dikenalkan di Roma, Italia pada Selasa 6/02/2018.

Musim perdana 2019, Dorna menunjuk Energica Ego asal Italia untuk memasok motor-motor yang akan digunakan untuk balapan. Sponsor utamanya adalah Enel, PlN-nya Italia.

Untuk 2019 yang merupakan tahun pertamax, MOTO E rencananya cuma akan digelar 5 seri saja itupun hanya di seri daratan Eropa dan selanjutnya akan diselenggarakan di benua luar Eropa mulai tahun 2020 nanti.

Jika selama ini urutan balapan adalah Moto3, Moto2, Warm Up lalu Balapan MotoGP. Entar si MotoE ini akan digelar antara Warm Up dan Balapan MotoGP.

Dorna sendiri mengklaim sudah ada 11 tim. Tujuh tim satelit MotoGP – Tech 3, LCR, Marc VDS, Pramac, Avintia, Angel Nieto dan Gresini – akan menurunkan masing-masing dua motor, sementara empat tim diambil dari kelas Moto2 dan Moto3 akan menurunkan satu motor.


Total bakal ada 18 motor yang berlaga.

Polemik soal balapan ini sudah lama disuarakan para legenda balap, bos-bos tim besar sampai penonton. Ciri khas MotoGP adalah suara knalpot yang menggelegar dan bikin kangen.

Nah sedangkan motor-motor listrik gak punya suara? terus gimana dong?

Soal kecepatan, dont worry?
Beberapa waktu lalu motor listrik yang akan digunakan balapan ini pernah diuji coba di lintasan dan hasil mengesankan. 


Dengan pembalap  Sylvain Guintoli, tak diduga motor listrik yang akan digunakan untuk balapan ini mampu mengail kecepatan hingga 270 kpj, topspeed ini diluar klaim dari sang pabrikan yang hanya 240 kpj saja. Motor listrik yang pastinya sudah terbukti kencang, namun kencang saja sudah pasti tidak cukup karena yang namanya motor balap harus punya ketahanan yang luar biasa agar tidak jebol saat balapan apalagi ini termasuk masih baru banget ketika motor listrik diajak buat balapan resmi.

Atas pencapaian tes ini, Guintoli yakin jika balapan motor listrik ini kedepannya akan punya prospek yang bagus. Informasi itu seperti dikutip dari Twitter @sylvainguintoli. “Pengalaman baru jajal motor listrik balap dan menyenangkan menjajal superbike listrik Energica Ego, top speed 270 km/jam,” cuit Sylvain Guintoli.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan