Astra Kucurkan 2 Triliun Rupiah Untuk Go-Jek

Pundi-pundi modal Go-Jek bakalan makin banjir setelah PT. Astra Internasional siap mengucurkan dana sekitar Rp 2 triliun untuk perusahaan start up transportasi online Go-Jek.

Sebagai pelanggan Go-Jek saya turut senang sih. Namun juga berharap bahwa suntikan modal ini juga bisa meningkatkan kesejahteraan driver. Ya setidaknya jumlah driver dibatasin dong, jangan kayak sekarang yang tumpah ruah.

Makin banyak driver, gak imbang sama permintaan konsumen, tutup poin makin susah. Tapi buat Gojek sendiri makin banyak driver ya emang enak karena transaksi makin banyak.

“Kami antusias dapat menjadi bagian dari perjalanan Go-Jek yang luar biasa. Go-Jek merupakan pemain utama dalam ekonomi digital Indonesia dan dipimpin oleh manajemen anak bangsa yang solid. Astra berharap kolaborasi dengan GO-JEK akan memberikan nilai tambah bagi bisnis Astra serta mengakselerasi inisiatif Astra di bidang digital,” ujar Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto.

Langkah Astra ini mirip dengan beberapa produsen otomotif yang mengakuisisi atau bekerja sama dengan perusahaan transportasi online. General Motors sudah bekerja sama dengan Uber, Lyft dan beberapa perusahaan lainnya. GM membidik perusahaan-perusahaan ini untuk menyiapkan mereka dalam era mobil otonom. Mobil tanpa sopir yang akan mengantar orang ke mana saja dengan menggunakan aplikasi di telepon genggam.


Sementara Mercedes-Benz juga sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan, salah satunya Via untuk ride sharing di Eropa. Hal serupa dilakukan BMW dan beberapa perusahaan otomotif lainnya.

“Kami bangga dapat mendukung national champion seperti GO-JEK, yang memiliki misi sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen Astra untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah di Indonesia. Teknologi memiliki peran yang penting untuk mencapai tujuan ini, dan kami yakin akan daya transformasi perusahaan yang fokus pada digital seperti Go-Jek,” tambah Prijono.

Chief Executive Officer dan Founder Go-Jek Nadiem Makarim mengatakan kerja sama dengan Astra menandakan pencapaian yang signifikan bagi GO-JEK.


“Kepercayaan yang ditunjukkan oleh salah satu perusahaan paling terkemuka dan merupakan icon Indonesia ini, adalah sebuah bentuk pengakuan tersendiri atas keberhasilan strategi kami. Baik Astra maupun GO-JEK didirikan dengan misi untuk memajukan Indonesia melalui pemberdayaan masyarakat. Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan Astra. Kedua organisasi ini memiliki kepercayaan yang sama, bahwa dengan berkolaborasi kita bisa bersama-sama mengakselerasi perkembangan ekonomi serta meningkatkan hajat hidup jutaan penduduk bangsa ini,” ujar Nadiem.

Foto: katadata

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan