Suzuki Burgman 125cc Lahir Di India, Siap Masuk Ke Indonesia?

Suzuki Burgman yang digadang-gadang akan menjadi lawan bagi Yamaha Nmax 155 dan Honda PCX150 resmi diluncurkan di India di even Delhi Auto Expo 2018. Pihak Suzuki resmi memperkenalkan skutik terbarunya, Burgman Street 125cc.

Waduhh, kok cuma 125cc? kan dulu isunya 180cc, yang lebih besar Yamaha Nmax dan Honda PCX.

Pihak Suzuki kayaknya berfikir jernih. Daripada membidik pasar Yamaha Nmax dan Honda PCX yang sempit dan bisa kejepit nasibnya karena melawan dua kompetitor itu?


Kenapa gak membidik aja pasar Honda Vario 125cc dan Vario 150cc? apalagi si Vario ini nyaris tanpa lawan. Yamaha dengan Xeon dan Aerox juga belum berkutik melawan kedigdayaan Vario.

Yup sepertinya pilihan Suzuki itu terlihat bijak, tapi jangan lupa, Yamaha Indonesia sekarang juga punya LEXI yang mirip bareng desainya dengan Burgman Street 125 ini.

Suzuki Burgman Street ini akan melengkapi keluarga Burgman, yang sudah ada versi 200 cc, 250 cc, 400 cc, dan 600 cc untuk pasar internasional.

Untuk mesin penggeraknya, Suzuki Burgman dipersenjatai dengan mesin 124,3 cc dengan daya maksimal hingga 8,6 Tk pada 6.500 rpm dan torsi 10,2 Nm pada 5.000 rpm.

Suzuki Burgman Street merupakan skuter maxi dengan banyak fitur dengan instrumen digital lengkap, slot kunci multifungsi, soket pengisian handphone, dan lampu belakang LED.

Desain dan posisi berkendara Suzuki Burgman 125 ini mirip banget dengan Yamaha LEXi 125. Dengan stang yang terpisah dari konsol speedometer. Posisi berkendara juga bisa selonjoran juga gan.

Speedonya sendiri full LCD dengan desain yang mirip dengan punyanya motorsport Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150.

Yang jadi masalah kalau mau ke Indonesia adalah soal ukuran ban. Suzuki Burgman Street memiliki ukuran ban 90/90 dengan pelek 12 inci di depan serta 90/100 dengan ukuran pelek 10 inci di belakang. Pengeremannya, menggunakan disk di bagian depan dan tromol di bagian belakang.

Menurut bikeadvice.in Suzuki Burgman Street bakalan dibanderol antara 70 sampai 75 ribu rupee di India sono, atau setara dengan Rp 14 sampai Rp 15,8 juta.


Bagaimana dengan di Indonesia? jika berani pasang bandrol di bawah harga Honda Vario 125. Ini motor bisa laris bersaing dengan Honda Vario dan Yamaha LEXi di kelas 125cc.

Berikut galeri fotonya gan, dari bikeadvice.in

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan