Setelah VW, Sekarang Giliran Mercedes Benz Yang Dicurigai

Produsen otomotif asal Jerman kembali disorot soal kecurangan dalam uji emisi asap knalpot mesin Diesel. Tahun 2015 lalu, Volkswagen (VW) terbukti berbuat curang dengan melakukan penipuan manipulasi gas buang mesin diesel, agar lolos uji emisi.

Sebagai informasi, pabrikan mobil asal Jerman memang mengkampanyekan bahwa mesin Diesel lebih ramah lingkungan dibandingkan mesin bensin.

Nahh, kali ini yang dicurigai berbuat kecurangan lagi adalah Daimler, produsen Mercedez Benz.

Investigator dari pihak berwenang Amerika Serikat menemukan perangkat lunak ilegal yang terdapat pada Mercedes-Benz diesel. Perangkat lunak tersebut diduga membantu mobil Mercedes-Benz diesel untuk lolos uji emisi.

Dilansir Bild am Sonntag, investigator menemukan fungsi manajemen mesin yang disebut ‘slipguard’. Fungsi tersebut aktif pada saat mobil akan diuji di laboratorium.

Dilansir Autonews, mengutip sebuah dokumen internal, fungsi lainnya adalah ‘Bit 15’ yang mematikan fungsi pembersih emisi setelah berkendara sejauh 25,7 km. Fungsi tersebut akan membuat mobil mengeluarkan emisi NOx sebanyak 10 kali lebih tinggi dibanding standar emisi yang berlaku.


Informasi tersebut mengutip kepada sebuah pertanyaan dalam surat elektronik pihak internal milik insinyur Mercedes-Benz, yang mempertanyakan fungsi perangkat lunak tersebut ilegal atau tidak.

Pembicara dari Daimler menolak untuk berkomentar mengenai isi dari dokumen tersebut. Yang pasti, pihaknya akan berkoordinasi penuh dengan pihak berwajib. “Pihak berwajib mengetahui isi dokumen tersebut, belum ada komplain yang dilayangkan, ” ungkapnya.


Daimler saat ini berada dalam investigasi pihak U.S. dan Jerman untuk dugaan. Jika benar ada kecurangan, akan ada penalti dan mobil diesel Mercedes-Benz akan direcall.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan