7 Panduan Cepat Memilih Sepeda MTB Untuk Pemula

Salam gowes gan, berhubung banyak yang nanya via inbox tentang bagaimana milah milih sepeda MTB bagi pemula. Mimin akan langsung aja ngasih 10 langkah buat milih sepeda.

1. Kenali dulu Merek nya

Merek lokal yang udah diakui kualitas dunia adalah Polygon. Bagi orang awam, merek ini adalah jaminan gengsi.

Merek lokal lainnya seperti United, Thrill dan Pacific juga gak kalah keren. Di kalangan penghobi sepeda merek-merek ini adalah “worth for money”. Selain merek lokal di atas … Mmmmm sebaiknya dikesampingkan.

Adapun merek impor adalah GIANT, Patrol, Specialized, Canondale, Mosso jarang dikenal orang awam tapi cukup diakui berkelas bagi penghobi sepeda.

Pilihan di tangan anda.

2. Jenis Frame nya

Dari segi bahan, sepeda MTB sekarang ini standarnya berbahan Alloy atau Alumunium Alloy. Klo yang bahan besi/steel sudah jarang ada. Kalau pun ada biasa harga paling murah.

3. Ukuran Frame itu penting


Poin ini sangat penting tapi sering dianggap remeh. Ukuran frame ditentukan oleh tinggi badan penggunanya.


Tinggi Badan dibawah 170cm harus pakai Frame ukuran S atau 16″

Tinggi badan 171-175 ukuran M atau 18″

Tinggi badan diatas 176 ke atas ukuranya L atau 20″

Contoh tulisan ukuran Frame M

Jika tinggi badan di bawah 170cm tapi memakai frame ukuran M, nekad, tidak sesuai. Jadinya nanti jinjit atau kaki tidak bisa menapak ke tanah. Ini berbahaya bro, bisa jatuh saat sepeda berhenti. Istilahnya jatuh konyoll.

Tips: Makin kecil frame makin nyaman. Misal seharusnya pakai M terus pakai S, dijamin bakalan lebih enak.

4. Ukuran Diameter Ban

Ada tiga ukuran diameter ban untuk sepeda MTB, yaitu: 26 / 27,5 / 29.

Sepeda MTB saat ini ukuran ban standardnya adalah 27,5. Namun ada juga yang memakai 26″. Ukuran 29 dipakai oleh orang yang tinggi badanya super tinggi.

5. Group Setnya

Group Set atau GS terdiri dari:
– shifter/ operan tangan,
– Front Derauiller/Pengoper Gigi Depan
– RD/Pengoper Gigi Belakang
– Casette/Gir
– Crancase Set/Bagian Pedal.

Yang familiar adalah merek Shimano, untuk sepeda MTB berikut ini urutan dari yang termurah sampai termahal
– Shimano Tourney (Termurah, biasanya ada di sepeda harga 2-3juta)
– Shimano Altus
– Shimano Accera
– Shimano Alivio
(biasanya terpasang Sepeda harga 5jutaan)
– Shimano Deore / XT
– Shimano SLX
(termahal biasanya di sepeda harga 10juta ke atas)

Polygon dan Thrill terkenal mahal tapi pelit di sektor ini. Sepeda harga 3,5jutaan tapi masih Tourney yg kalau dipakai di jalan jelek bunyinya berisik, gemblodakk.

Sedangkan Pacific di harga yang mirip ngasih groupset yang lebih mahal.

Groupset ini penting, karena sangat mempengaruhi nyaman tidaknya dalam mengayuh sepeda.

6. Jenis tipe frame
Secara garis besar sepeda MTB terbagi dua macam:
Hardtrail dan Full suspensi.

– Hardtrail cuma ada suspensi di bagian depan aja. Cocok untuk segala medan, namun kurang nyaman saat diajak menuruni gunung.

– Full suspensi
Ada suspensi depan dan belakang. Lebih cocok untuk menuruni gunung. Namun untuk jalan datar, kamu bisa montang manting saat mengayuh karena kehilangan momentum. Kayuhanya tidak efisien untuk jalan datar dan menanjak.

Lebih spesifik lagi ada pembagian ke modelnya seperti Dirt Jump, Down Hill, Cross Country (XC) berdasarkan desain frame.

Tips penting: Sepede full suspensi dengan fork belakang memakai pegas bukan sistem tabung tidak direkomendasikan Seperti Thrill Oust dan Polygon Broadway. Karena bantinganya gak enak. Pastika shock belakang bermodel tabung seperti ini.

Jangan kayak gini

7. Forknya jenis apa
Fork atau suspensi di sepeda MTB dari segi isi ada dua tipe. Tipe pertama, Berisi grease atau pelumas harga lebih murah. Tipe kedua berisi angin, biasa disebut Air Shock.

Fork/Suspensi ada juga yang bisa dibuka kunci atau Lock Out, jadi saat jalan datar shock dimatikan pegasnya dibikin rigid biar kayuhan efektif.

Demikian 7 tipnya, pilihan di tangan anda.

roda2blog di sosial media

2 Komentar

Tinggalkan Balasan