Turing Kemerdekaan Honda Jogjakarta, Beda Nasib Veteran di Indonesia dan Amerika Serikat

Pas tanggal 17 Agustus 2018 kemarin, mimin diajak turing kemerdekaan bareng Astra Motor Yogyakarta dan Komunitas Club motor Honda.

Turing diawali dengan upacara bendera di halaman depan kantor pusat main distributor motor Honda untuk wilayah Yogyakarta dan Kars.Kedu. Upacara berlangsung khidmat diikuti seluruh awak personel Astra Motor dan peserta turing.

Setelah upacara, peserta turing langsung start dan menuju titik pertama, Taman Makam Pahlawan Kusumanegara. Di sini dimakamkan Jenderal Besar Sudirman dan para pejuang yang gugur selama perang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari Agresi Militer I dan Agresi Militer II Belanda.

Kisah perjuangan menghasapi Agresi Militer I Belanda diabadikan dalam prasasti monumen kereta terakhir di pintu masuk. Kisah tersebut juga difilmkan dengan judul Kereta Terakhir tahun 1981.

Dalam agresi militer II, status Jogja adalah Ibukota Sementara Republik Indonesia, diserang secara mendadak. Bung Karno dan Bung Hatta ditangkap, keduanya diasingkan secara terpisah ke Brastagi dan Pangkalpinang.


Setelah dari TMP, rombongan melanjutkan ke Kantor Pusat LVRI Jogja. Legiun Veteran Republik Indonesia. Di sini secara simbolis rombongan memberikan bantuan kepada para Veteran.

Selama di kantor LVRI ini, saya membandingkan nasib veteran perang di Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Di AS sana, veteran mendapat berbagai macam privilege, seperti diskon khusus di rumah makan atau supermarket.

Para Veteran perang di AS sana, cukup memberi password “saya veteran” maka toko atau rumah makan akan memberi diskon. Malah kadang konsumen lainya yang sedang antri akan secara suka rela membayari nilai belanja sang Veteran.

Budaya teraebut ditumbuhkan dipromosikan agar terus dilestarikan untuk menghormati para pejuang. Sedangkan di Indonesia, para pahlawan yang meninggal dunia dielu-elukan. Tapi pahlawan yang masih hidup, yaitu veteran malah sering diabaikan.

Berikut video contoh penghormatan veteran di Amerika sono. dalam sebuah reality show.

https://youtu.be/tb-Kj-olu8I

Dan berikut ini video dokumentasi turing kemarin:


Apapun yang terjadi, selalu hormati para veteran perang yang masih hidup. Mereka adalah Pahlawan.

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan