Calo SIM Polres Kediri Dibongkar Tim Saber, Jatah Kapolres 40 Juta Seminggu

Praktek percaloan SIM di wilayah Polres Kabupaten Kediri dibongkar oleh Tim Saber Pungli Mabes Polri. Dalam operasi mendadak tersebut, berhasil dibekuk para Calo dan penadah pungutan liar di dalam Mapolres.

Praktik pungutan liar (pungli) pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Kediri dibongkar oleh Tim Saber Pungli Mabes Polri. Dalam pelaksanaannya, pungli sangat terstruktur mulai level bawah hingga elite.

Modus pungli yang ditemukan Satgas Saber Pungli di Satpas SIM Polres Kediri, para pelaku menarik biaya pembuatan SIM di luar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) yang sudah ditetapkan. Biayanya bervariasi mulai Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu.


Pungli dilakukan melalui kongkalikong antara calo dengan orang dalam Satpas SIM Polres Kediri. Petugas menangkap tangan lima orang calo yang menyetorkan uang pungli kepada seorang PNS setiap hari. Kemudian uang setoran dilaporkan kepada Baur SIM. Setoran ini direkap secara mingguan, dan diduga dibagi rata kepada pejabat utama. Mulai dari Kanit Regident, Kasat Lantas, hingga Kapolres Kediri.

Setiap anggota Satpas SIM Polres Kediri menerima jatah uang sebesar Rp 300 ribu per hari. Sedangkan Kasat Lantas Polres Kediri diduga menerima Rp 10 juta hingga Rp 15 juta. Sedangkan Kapolres Kediri diduga menerima Rp 40-50 juta per minggu.

Dari operasi tangkap tangan (OTT) itu, Tim Saber Pungli Mabes Polri berhasil mengamankan uang senilai Rp 71,17 juta. Uang pungli tersebut didapat selama 13-16 Agustus lalu. Sampai saat ini, sejumlah petugas Satpas SIM Polres Kediri masih dimintai keterangan oleh penyidik Mabes Polri.


Sumber : jawapos.com

roda2blog di sosial media

1 Komentar

Tinggalkan Balasan