Bersambungnya Tol Jawa, Tekanan Buat PT KAI Biar Melek

Alhir-akhir ini konsumen Kereta Api Indonesia banyak yang mengeluh tentang layanan PT KAI selaku operator yang mulai terasa diktator, dan mulai kurang memperhatikan kenyamanan pelanggan kereta.

Salah satu buktinya, soal aplikasi KAI Access, jika dulu di aplikasi ini kita bisa melihat sisa kursi kosong, sekarang udah gak bisa lagi. Informasi sisa kursi kosong sangat diperlukan untuk memprediksi ketersediaan tiket go show.

Nah, di versi terbaru, info itu dihilangkan. Banyak yang protes di kolom komentar Google Play tapi masih aja diabaikan.

Masalah lainya adalah kereta yang sekarang mulai sering terlambat datang seperti jaman Orde Baru.

Hadirnya Tol Trans Jawa yang udah nyambung dari Surabaya sampai Jakarta. Sekarang jajaran petinggi PT KAI harus melek matanya.

waktu yang di tempuh si roda karet (bus) gak akan berbeda jauh dengan roda besi untuk jarak yang sama. Harga tiketnya juga lebih murah.

Bahkan sekarang bus bisa lebih cepat. dibandingkam Kereta Api.


Contoh, laju bus Jurusan Madiun – Jakarta bakalan lebih cepat nyampek tujuan dibandingkan Kereta Api Jayakarta Premium, jurusan Madiun-Jakarta yang lewat jalur selatan.


Nah, jika sudah begini. PT KAI harus benar-benar berhitung cermat untuk kenyamanan konsumen kereta.

roda2blog di sosial media

6 Komentar

  1. masalahnya kereta api di sini, tanah jawa khususnya, top speednya dibatasi cuma sekitar 90 km/jam, jadi ya kurang cepet, semestinya kereta bisa dipacu hingga 120 km/jam, bahkan seharusnya 140 km/jam sanggup, tapi itu bisa dilakukan jika lebar track ditambah jadi sesuai standar international, klo lebar track di jawa sekarang cuma 1 meter lebih beberapa cm dikit jadi kurang aman klo buat speed yg lebih tinggi.

  2. Mau doubel track , mau di lebarin tuh track , kaga ngaruh ama pelayanan, lagian kecepatan mau maxi gimana persilangan jalan jg banyak, kereta relnya harusnya sdh diatas tanah

Tinggalkan Balasan