Ngikutin Aplikasi Peta Digital, Nyasar Masuk Tol Lalu Tewas Kecelakaan

Jangan terlalu percaya dengan aplikasi peta digital berbasis GPS dalam menentukan rute berkendara.

Kasus terbaru terjadi di Tol Waru arah Sidoarjo KM 20 pada Jumat (11/1/2019) malam. Dua orang pengendara motor tewas di jalan tol setelah nylonong masuk karena ngikutin panduan peta digital.

Sepeda motor Honda Beat bernopol W 4087 UR hilang kendali kemudian menabrak pembatas jalan yang terbuat dari beton. 2 pengendaranya meninggal di lokasi karena mengalami luka serius di bagian kepala.


Kedua korban atas nama Muhammad Qorik Syamsyudin (20) dan Muhammad Ismu Haji (19). Keduanya adalah warga Dusun Tebel Timur, Desa Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.


“Keduanya dalam perjalanan pulang setelah menghadiri pengajian di Wiyung. Korban masuk ke jalan tol dengan kecepatan tinggi melalui gerbang Waru Utama yang tidak ada portalnya,” ujarnya.

Bripka Soni menduga korban masuk tol karena mengikuti GPS. “Berulang kali saya temui kasus sepeda motor masuk tol karena mengikuti GPS,” ujarnya
Bripka Soni Anggota PJR Tol Jatim 2 seperti dikutip dari suarasurabaya.net

roda2blog di sosial media

2 Komentar

  1. Jangan salahin gps nya, itu salah setting kendaraan
    Atau ada yg iseng tag lokasi ngawur, sy pernah ke Kaliurang tapi lokasinya di pelosok muntilan, bukan jogja, itu udah muterin 1/2 gunung

Tinggalkan Balasan