Ini hanya sekedar share saja, dan semoga bermanfaat tentang pengalaman saya dan beberapa rekan saya, yang sama-sama masih belajar bisnis.
Beberapa bulan yang lalu, saya terlibat obrolan asyik dengan seorang kawan lama. Dia sebuah rumah barunya, di daerah Tonatan. Dia bercerita tentang banyaknya kawan-kawan kami, terutama yang pernah ikut Entrepreneur University (kita sebut EU), terjebak dalam lilitan hutang.
EU sendiri adalah semacam Primagama, lembaga bimbingan belajar tapi khusus belajar tentang bisnis, wirausaha, termasuk menu utama-nya, bagaimana cara cepat menjadi “bankable”. Orang yang dipercayai Bank.
EU ini emang dimiliki oleh bos primagama sehingga banyak cabangnya di kota-kota seluruh Indonesia.
Back to topic.
Naghh, setelah bankable, bank mengucurkan kredit/pinjaman/hutang … boleh dikata semau kita, bahkan lebih besar dari nilai jaminan. Tapi tetap saja, cara jelek, hasilnya juga jelek. Lanjut membaca









